Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Tertutup, Rekontruksi Perampokan Money Changer dengan Pelaku WNA Rusia

Oleh Podiumnews • 21 Maret 2019 • 22:22:53 WITA

Tertutup, Rekontruksi Perampokan Money Changer dengan Pelaku WNA Rusia
Salah satu TKP rekontruksi perampokan money changer dengan pelaku WNA Rusia.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Rekontruksi terhadap kasus perampokan Money Changer BMC PT. Bali Maspintjinra Jl. Jalan Pratama No.36 XY Tanjung Benoa Kuta Selatan digelar pada Kamis (21/3) siang oleh penyidik Satreskrim Polresta Denpasar.

Proses rekontruksi berlangsung tertutup untuk wartawan, dan dua tersangka yang merupakan warganegara Rusia dikeler ke lokasi dalam keadaan tangan diborgol. 

Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar dengan pengawalan ketat menggiring dua WNA asal Rusia ini ke beberapa lokasi. Lokasi pertama rekontruksi berlangsung di rumah kos tersangka Alexie di Jalan Pasir Putih No. 10B Kedonganan Kuta. 

Di rumah tersangka yang tewas ditembak mati itu polisi menggelar beberapa adegan. Sekitar satu jam melaksanakan rekontruksi, polisi membawa dua tersangka untuk melanjutkan rekontruksi lainnya.

Rekontruksi lanjutan dilakukan di rumah kos salah satu tersangka di Jalan Gedong Sari I Gang 1 No. 2, Mumbul, Kuta Selatan.

Selanjutnya, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar mengarah ke sebuah guest house yang berada di belakang Sidewalk Jimbaran.

Kini rekonstruksi digelar di Politeknik Negeri Bali dimana para pelaku sempat singgah di sini menggunakan mobil putih DK 741 CI. 

Dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan, membenarkan pihaknya sudah melaksanakan rekontruksi di beberapa lokasi.

“Ya tadi rekontruksi dilakukan dibeberapa lokasi. Karena ada suatu hal akan dilanjutkan besok (hari ini),” ujarnya, Kamis (21/3). 

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua perampok asal money changer MBC PT. Bali Maspintjinra Jl. Jalan Pratama No.36 XY Tanjung Benoa Kuta Selatan.

Para perampok ini ditangkap saat datang ke Jalan Giri Kencana Jimbaran Kuta Selatan dengan mengendarai mobil Avanza, Selasa (19/3) sekitar pukul 03.00 dini hari. 

Setelah menurunkan dua pelaku, sopir langsung kabur. Aparat kepolisian Polresta Denpasar langsung menangkap dua tersangka yakni Georgii Zhukov (40) dan Alexie Korotkiikh (44), namun mendapat perlawanan.

Polisi terpaksa menembak mati tersangka Alexie karena melawan dengan menggunakan pisau. 

Sedangkan satu pelaku yakni Robert Haupt (42) ditangkap di rumah kos di Jalan Pasir Putih No. 10B Kedonganan Kuta.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan ratusan juta uang hasil rampokan, 13 mata uang asing dan peralatan yang digunakan untuk beraksi. Saat ini polisi masih memburu satu pelaku lainnya. (ENI/PDN)