Podiumnews.com / Aktual / News

Teror Bom Molotov di Denpasar Barat, Satu Motor Terbakar

Oleh Podiumnews • 26 Agustus 2017 • 15:59:02 WITA

Teror Bom Molotov di Denpasar Barat, Satu Motor Terbakar
Motor yang terbakar akibat bom molotov

DENPASAR, podiumnews - Motor Yamaha Jupiter DK 8488 milik Deddy Turpyn (55) yang parkir depan rumahnya di Jalan Muliawan VIII/17 Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat, dilempari bom molotov, Sabtu (26/8). Bagian depan kendaraan hangus terbakar dan kobaran api nyaris merembet ke rumah. 

Teror tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 dinihari. Deddy yang masih tidur-tiduran di rumahnya awalnya  mendengar suara motor ngebut di gang rumahnya. "Beberapa menit setelah mendengar suara motor, saya mencium bau menyengat dan suara ribut-ribut," kata Deddy.

Korban bergegaa beranjak dari tempat tidur dan matanya terbelalak melihat api membakar motor warna abu-abu miliknya itu.

Bahkan, kobaran si jago merah membesar hingga nyaris mengenai rumah. "Saya bersama beberapa warga langsung mengambil air dan api akhirnya padam," ujarnya.

Bagian depan motor hangus. Sedangkan bagian belakang mulai jok masih utuh. Sementara, di bawah kendaraan berserakan  pecahan botol kaca mirip botol bensin eceran dan sumbu bekas terbakar. "Sepertinya memang sengaja dibom molotov," ungkapnya. 

Korban belum mengetahui siapa pelaku teror tersebut. Selama ini, ia merasa tidak pernah punya musuh. Sementara, Perbekel Tegal Kertha, I Putu Trisnajaya yang ditemui di lokasi meyerahkan masalah aksi pembakaran motor itu ke pihak kepolisian.

"Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya karena sudah membuat resah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aksi pembakaran motor baru pertama terjadi di wilayahnua. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi  aksi serupa,  pihaknya meningkatkan pengamanan.

Beberapa jam setelah kejadian, Polresta Denpasar mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Petugas juga masih memeriksa beberapa CCTV yang berada di sepanjang gang yang diduga dilewati pelaku. “Masih dilakukan penyelidikan,” ujar petugas. (KP-TIM) 

Podiumnews
Journalist

Podiumnews