Search

Home / News

Kedatangan Perdana Singapore Airlines, Koster: Prosesnya Lancar, Sesuai Prokes

Redaktur   |    16 Februari 2022    |   21:05:54 WITA

Kedatangan Perdana Singapore Airlines, Koster: Prosesnya Lancar, Sesuai Prokes
Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meninjau langsung kedatangan perdana maskapai Singapore Airlines sejak Pandemi Covid-19 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (16/2). (Foto: isu/pdn)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meninjau langsung kedatangan perdana maskapai Singapore Airlines sejak Pandemi Covid-19 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (16/2).

Pesawat Singapore Airlines berjenis Boeing B787-10s dengan nomor penerbangan SQ938 landing di Bandara Ngurah Rai pada Pukul 11.50 WITA ini, membawa 156 penumpang, yang terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 109 Orang, dan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 47 Orang.

“Saya menyaksikan langsung prosesnya mulai dari kedatangan, kemudian pemeriksaan suhu, tes PCR dan pemeriksaan dokumen, paspor, dan mengamati langsung sirkulasinya berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan Covid-19, serta saya lihat tidak ada kelambatan disetiap titik-titik pelayanan,” jelas Gubernur Koster.

Kedatangan internasional ke Pulau Bali sudah mulai berjalan sejak Januari 2022, dimana yang pertama datang ialah pesawat dari Jepang dengan membawa 12 penumpang, sedangkan Dari Singapura adalah yang pertama kali.

“Sehingga penerbangan dari Narita, Jepang dijadwalkan satu minggu sekali. Sedangkan untuk Singapore Airlines rencana akan berjalan sekali setiap hari,” kata Wayan Koster.

Gubernur Koster juga telah menyetujui permohonan dari manajemen Jetstar (Airlines, red) yang akan melakukan penerbangan dengan sejumlah penumpang menggunakan pesawat airbus A320 dari Singapura langsung ke Denpasar.

“Konfirmasi terakhir kedatangan adalah tanggal 16 Maret 2022. Kita usahakan lebih cepat lagi dari tanggal itu,” kata orang nomor satu di Pemprov Bali itu.

Penumpang Singapore Airlines yang tiba hari ini akan menjalani masa karantina yang tersebar di hotel yang berlokasi di Sanur, Ubud, Kuta dan Nusa Dua dengan sistem hotel non bubble dan bubble.

Saat ini, masa karantina perjalanan luar negeri diwajibkan menjalani masa karantina selama 3 hari. Rencana Gubernur Bali di awal Maret (kedatangan WNA,-red) dimohonkan bisa tanpa karantina, sepanjang wisatawan memenuhi protokol kesehatan dan Negatif Swab PCR.

“Untuk itulah, Saya berharap penerbangan dari berbagai negara yang dibuka ini akan menjadi suatu promosi yang baik, membangun citra yang baik bahwa Bali mampu mengelola pelaku perjalanan luar negeri dengan protokol kesehatan yang sangat baik,” ujarnya.

Selain dikunjungi wisatawan, Bali dalam waktu dekat juga akan menjadi tempat pertemuan-pertemuan internasional, seperti: Maret 2022, dijadwalkan pertemuan parlemen sedunia yang melibatkan 170 negara dan 1200 orang; Konvensi Minamata dengan melibatkan 130 negara dan 1000 orang lebih; Mei 2022, pertemuan terkait pengurangan resiko kebencanaan dunia dengan peserta lebih dari 190 negara dan 4000 lebih peserta.

“Bulan November juga akan dimulai rangkaian pertemuan G20, dan Presiden RI, Bapak Joko Widodo berpesan agar pandemi di Bali bisa dikelola dengan baik, tidak menimbulkan cluster baru dan agenda Pemerintah Pusat tentang pertemuan internasional bisa berjalan baik,” kata Koster. (ISU/PDN)


Baca juga: Persembahyangan Hari Saraswati di Sekolah Sepi Siswa