Salon Kecantikan di Padangsambian Terbakar
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Bangunan salon kecantikan milik Ni Ketut Sudiartini (50) di Jalan Gunung Andakasa Nomor 25, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar, Bali, terbakar, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.
Kebakaran diduga kuat akibat arus pendek listrik yang berasal dari perangkat kelistrikan di dalam salon. Pihak salon mengklaim mengalami kerugian Rp50 juta dari terbakarnya sofa, AC, peralatan salon, dan plafon hangus terbakar.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saksi yang kali pertama melihat kebakaran adalah anak korban, yakni I Putu Adi Sudiarsana (28). Saksi kala itu sedang berbelanja di warung milik Ni Kadek Suartini yang berada tepat di depan salon. Beberapa saat, saksi diberitahu bahwa meteran listrik salon dalam kondisi mati.
Selanjutnya saksi sempat mencoba menghidupkan kembali meteran listrik. Namun tidak berselang lama, seorang warga yang melintas memberitahukan adanya asap keluar dari atap salon.
Saksi Putu Adi langsung menuju rumahnya untuk memberitahukan hal itu kepada ibunya sekaligus mengambil kunci salon. Korban bersama saksi kemudian kembali ke lokasi dan membuka pintu salon. Namun ternyata api sudah membakar sofa dan AC. “Mereka sempat memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tapi api terus membesar,” ujarnya.
Petugas damkar yang menerima informasi itu bergerak cepat datang ke lokasi dan segera menjinakkan si jago merah. Api berhasil dipadamkan kurang lebih dalam waktu satu jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. "Kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dari perangkat listrik di dalam salon," ungkapnya.
Di lokasi kebakaran, Ni Kadek Suartini (42), mengatakan pascakebakaran sempat membuat ia dan warga sekitar panik. Apalagi setelah asap keluar dari atap dan dari dalam bangunan salon saat pintu dibuka. "Kami panik karena asap sudah keluar dan warga sekitar bantu ambil air buat siram. Tapi api tidak sampai ke luar dan merambat ke sekitar," katanya.
(hes/k.tunip)