Dua Nenek Kena Gendam, Uang Ratusan Juta Melayang
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Aksi gendam dengan modus menghipnotis korbanya saat hendak menarik tunai di ATM kembali terulang. Sebelumnya pelaku beraksi di ATM BCA Swalayan Nirmala II Kuta Selatan, Jumat (8/2) pukul 07.05 pagi hingga merugian korbannya ratusan juta rupiah.
Kemudian kasus serupa terulang Rabu (27/3) sore, kali ini, kejahatan yang masuk kategori penipuan ini menimpa nenek-nenek, sebut saja AP (76) dan AK (69), keduanya asal Sudirman, Denpasar.
Akibatnya, kedua korban mengalami kerugian mencapai Rp335 juta.
Modus gendam ini terjadi Rabu (27/3) pada pukul 15.30 WITA di BRI Renon di Jalan Kusuma Atmaja Renon, Denpasar.
Bermula dua korbannya AP dan AK berada di BRI Renon hendak mengambil uang. Tak lama, kedua korban yang tinggal di Jalan PB. Sudirman, Denpasar itu didatangi pelaku yang berpura-pura meminta menukar dollar.
Pelaku juga meminta tolong kepada korbannya agar diantar ke money changer. Alasan pelaku, tukaran dollar itu akan disumbangkan untuk dana punia ke Besakih.
“Kalau sedang beraksi, biasanya pelaku ini jumlahnya lebih dari satu. Pelaku ini meminta bantuan korban untuk menukarkan dollar ke money changer,” kata sumber.
Entah mengapa, dua korban menuruti kemauan pelaku. Diduga sudah terkena gendam, kedua korban mengambil uang ditabungannya di BRI sebesar Rp335 juta.
Setelah bertransaksi, uang ratusan juta diserahkan ke pelaku. “Setelah mendapat uang ratusan juta, pelaku kabur,” ujar sumber.
Sepeninggal pelaku, kedua korban baru tersadar merasa tertipu. Sehingga kedua korban melaporkan kasus penipuan itu ke Polresta Denpasar.
Sementara itu Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan yang dikonfirmasi wartawan terkait kasus tersebut, mengatakan pihaknya masih mengecek kasus tersebut.
“Saya cek dulu,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Senin (1/4).
Teror gendam ini pernah terjadi di ATM BCA Swalayan Nirmala II Kuta Selatan, Jumat (8/2) sekitar pukul 07.05 Wita. Korbannya seorang ibu rumah tangga, Eni Sugiarti (58) yang tinggal di Jimbaran Kuta Selatan.
Pelakunya berjumlah tiga orang, satu di antaranya wanita, berpura-pura meminta bantuan korban agar menukarkan dollar ke money changer.
Tanpa sadar, perempuan asal Sidoarjo Jawa Timur ini diajak naik mobil untuk bertransaksi di sejumlah ATM dan membeli perhiasan emas di salah satu toko emas Jalan Sulawesi Denpasar.
Setelah menguras uang korban ratusan juta, para pelaku meninggalkan korban saat disuruh berbelanja di Indomaret Jalan Sunset Road Kuta. (ENI/PDN)