Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Pelajar di Denpasar Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Ojol

Oleh Podiumnews • 11 Agustus 2022 • 20:37:00 WITA

Pelajar di Denpasar Diduga Jadi  Korban Pelecehan Oknum Ojol
ilustrasi pelecehan seksual (beritasatu)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Seorang pelajar putri di Denpasar diduga menjadi korban pelecehan seksual dilakukan oknum ojek online (ojol) saat berada di atas sepeda motor yang akan membawanya pulang ke rumah. 

Pelajar yang menjadi korban pelecehan seksual itu berinisial BAPK (15) kemudian ditemani orang tuanya EHP berprofesi sebagai pegawai negeri sipil melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Sumber menyebutkan peristiwa pelecehan seksual itu terjadi pada Senin 8 Agustus 2022 sekitar pukul 18.30 WITA di sekitar Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. 

Sore itu, sekitar pukul 18.30 WITA, korban baru pulang dari belajar kelompok di daerah Padangsambian Denpasar Barat. Korban kemudian mengorder ojek online dengan tujuan dihantarkan ke rumah korban. 

"Korban sendirian pulang naik ojol setelah pulang dari belajar kelompok bersama teman temanya," ungkap sumber, Kamis (11/8). 

Namun sesampainya di seputaran Jalan Teuku Umar Barat, oknum driver ojol itu mulai melakukan tindakan nyeleneh. Pelaku mulai meraba-raba paha korban saat berada di atas sepeda motor. 

"Korban berupaya menepis tangan pelaku berkali-kali tapi driver ojol itu terus meraba-raba paha korban," kata sumber. 

Resah dengan tindakan sang ojol, pelajar putri itu bergegas mengambil ponselnya untuk menelpon ibunya dengan maksud untuk melaporkan kejadian. Mengetahui korban menelpon seseorang, driver ojol tersebut menghentikan perbuatanya. 

Setibanya di depan rumah, korban berteriak meminta tolong memanggil pembantu korban. Tak lama terdengar teriakan korban, keluarlah pembantu bersama orang tuanya yakni pelapor EHP. 

Sadar aksinya dipergoki, pelaku mencoba kabur. Namun korban berhasil memegang tangan pelaku dan langsung diamankan oleh pelapor. Kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.

Hanya saja, terkait penangkapan ojol ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polresta Denpasar. 

Sementara Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi yang dihubungi belum memberikan komentar terkait ditangkapnya oknum ojol nakal tersebut.

"Saya belum dapat datanya, nanti saya cek dulu," ujar Iptu Sukadi, Kamis (11/8). (hes/sut)