Ditegur, Sopir Aniaya Sekuriti Bandara Ngurah Rai
KUTA, PODIUMNEWS.com - Keributan terjadi di areal parkir lantai 3 Keberangkatan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Ra, Tuban, Kuta, pada Selasa (17/1). Hanya gara-gara ditegur tidak boleh cari penumpang di areal terminal, seorang sopir bernama I Komang Putra Yadnya alias Mang Gajah mengamuk.
Ia menghajar petugas Aviation Security (Avsec) atau sekuriti bandara hingga babak belur dan langsung kabur. Hingga kini, Mang Gajah masih dalam pengejaran aparat kepolisian Polres Kawasan Bandara.
Petugas Avsec I Made Pande Darmawan yang menjadi korban penganiayaan telah melaporkan tindak tersebut kepada Polres Kawasan Bandara, pada Selasa (17/1) sore.
Saksi korban yang tinggal Pemogan, Denpasar Selatan itu menuturkan, peristiwa ini terjadi saat dirinya bersama temannya, Made Muliana dan Nyoman Yudiantara sedang patroli di seputaran Terminal Kedatangan Internasional sekitar pukul 17.00 WITA.
Saat itu, korban melihat Mang Gajah mencari penumpang di Terminal Kedatangan. Sehingga salah seorang rekan korban berupaya menegur terlapor agar tidak mencari penumpang di areal penjemputan penumpang tersebut. Alasannya, keberadaan terlapor akan menganggu penumpang yang baru tiba.
Namun terlapor Mang Gajah tidak terima. Ia malah menantang korban dan rekan- rekanya yang sedang bertugas untuk berkelahi.
Sadar menghadapi orang temperamen, korban Darmawan mencoba bersikap melunak dan kemudian mengajak terlapor untuk berbicara secara baik-baik di gedung parkir lantai 3. Apa daya, terlapor Mang Gajah tetap tidak terima.
Ia bahkan makin brutal menendang dan memukul korban hingga mengalami luka memar di bagian mulut. Setelah aksi pemukulan itu, terlapor langsung kabur.
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto yang dikonfirmasi hal ini membenarkan adanya laporan tersebut. Kini kasusnya ditangani Polres Kawasan Bandara.
"Kasus ini ditangani Satuan Reskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Korban petugas Avsec sudah dilakukan visut et revertum di Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan," terang Kombes Satake, Rabu (18/1) di Denpasar.
Menurutnya, Satuan Reskrim Polres Kawasan Bandara masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi, memeriksa rekaman CCTV dan mengamankan baju dinas korban dan rompi.
"Pelaku masih dalam penyelidikan," ujarnya. (hes/sut)