Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Nekat Curi Motor Alasan Kebutuhan Hidup

Oleh Podiumnews • 02 Februari 2023 • 15:48:00 WITA

Nekat Curi Motor Alasan Kebutuhan Hidup
Ilustrasi pencuri motor (foto/antara)

MENGWI, PODIUMNEWS.com - Walau belum pernah melanggar hukum, maling sepeda motor bernama Rizki Aryanto (30) bisa dibilang profesional. Pasalnya, untuk menghilangkan jejak, pria asal Malang, Jawa Timur ini menghapus nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor hasil curian dengan menggunakan gerindra.

Namun sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga, begitulah yang pas dialamatkan kepada Rizki Aryanto yang ditangkap di kamar kosnya di Ubung, Denpasar, pada Rabu (1/2).

Menurut Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, tersangka Rizki Aryanto mencuri motor jenis Honda Beat DK 4011 DI milik Mujiono yang parkir di gudang rongsokan di Banjar Negara Kaja, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Badung.

"Korban Mujiono memarkirkan motornya dalam keadaan kunci nyantol. Ia baru bangun dan kaget motornya hilang di parkiran. Korban melapor ke Polsek Mengwi," kata Iptu Sudana, pada Kamis (2/2) di Badung.

Sementara Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana menerangkan, pihaknya menyelidiki hilangnya sepeda motor korban dengan mendatangi TKP. Hasil kerja keras Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mengwi berhasil mendeteksi pelakunya Rizki Aryanto.

Pria asal Putukrejo, Gondanglegi, Malang, Jawa Timur ini ditangkap di kamar kosnya di wilayah Ubung, Denpasar. "Pelaku mencuri motor korban dalam keadaan kunci nyantol. Motifnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Kompol Darsana.

Diinterogasi, tersangka Rizki mengaku mendatangi TKP Gudang Rongsokan dengan berjalan kaki dari rumah kosnya di Ubung, Denpasar. Motor curian tersebut selanjutnya dibawa ke kos pelaku di Ubung, Denpasar.

Besoknya, ia mempreteli motor tersebut dari mulai mengganti nomor plat, nomor rangka dan nomor mesin dengan menggunakan gerinda.

"Tujuannya, untuk menghilangkan jejak. Motor dijual ke temanya dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Ia beraksi sendirian," jelas Iptu Sudana. (hes/sut)