Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Paguyuban Keris Apresiasi Pemkot Denpasar, Pameran Bursa Keris Ramai Peminat

Oleh Podiumnews • 30 Agustus 2017 • 12:47:22 WITA

Paguyuban Keris Apresiasi Pemkot Denpasar, Pameran Bursa Keris Ramai Peminat
Pameran keris di depan museum Bali, lapangan Puputan Badung

DENPASAR, podiumnews.com - Paguyuban keris dari berbagai daerah yang mengikuti agenda pameran keris di tampak sumringah. Karena rata-rata per stand bursa keris bisa bertransaksi hingga angka puluhan juta rupiah. Mereka pun tak segan-segan mengapresiasi Pemkot Denpasar yang dinilai sangat peduli dengan perkembangan budaya pusaka nusantara.

Acara Pameran Keris Pusaka, serangkaian Petinget Rahina Tumpek Landep digelar Pemerintah Kota Denpasar dan Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Bali, digelar mulai tanggal 28-31 Agustus 2018.

M.Hartono, pemilik stand dari paguyuban Selaparang Mandalika Keris, mengaku selalu tak ingin ketinggalan bila pameran diadakan oleh Pemkot Denpasar. Alasannya, karena kegiatan yang diselenggarakan tiap tahun ini selalu  ramai pengunjungnya. 

"Transaksinya pun sangat bagus, puluhan juta bisa kita dapatkan selama berlangsungnya acara," kata Hartono.

Begitu juga dengan Bambang Hariono, pria asli Malang yang tergabung di paguyuban Pendowo Aji ini juga mengapresiasi Pemkot Denpasar. Alasannya juga sama, pameran yang digelar selain karena ramai, suasananya juga rapi, terkoordinir dengan baik.

"Yang lebih penting, Denpasar sangat peduli dengan perkembangan kebudayaan, khususnya terkait benda pusaka seperti keris. Disisi lain, animo masyarakatnya bagus, begitu juga dengan daya belinya," jelasnya.

Lalu bagaimana dengan pasaran harga keris di agenda tersebut? Menurut Bambang, harga memang sangat bervariatif, mulai dari Rp 2 juta hingga ada yang mencapai ratusan juta rupiah. Variatifnya harga keris tergantung dari nilai seni, umur, sejarah dan kualitas keris itu sendiri. 

"Tapi kami tentu juga tidak mematok harga tinggi, khususnya untuk para peminat baru. Karena tujuan lain kami adalah ingin melestarikan kebudayaan, khususnya benda pusaka keris," tandasnya. (KP-TIM)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews