Polda Bali Sita Lamborghini Nopol Palsu "Domogatsky"
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Satu unit mobil mewah Lamborghini diamankan Ditreskrimum Polda Bali karena ditenggarai menggunakan plat nomor polisi (nopol) palsu "Domogatsky".
Hingga kini, polisi masih menunggu kedatangan pemilik mobil, Sergei Domogotsky untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu Setianto penyitaan terhadap mobil jenis supercar produk Italia itu berdasarkan hasil penyelidikan Tim Resmob Ditreskrimum dan Ditlantas Polda Bali, pada Selasa (7/3).
Penyelidikan ini menurut Kombes Satake Bayu, bermuara dari berita viral mobil Lamborghini menggunakan plat nopol palsu "Domogatsky" berkeliaran di wilayah hukum Denpasar.
"Mobil Lamborghini warna putih itu viral dan ditenggarai menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu," kata Kombes Satake Bayu, Kamis (9/3) di Denpasar.
Tim kemudian melakukan upaya pencarian dengan cara menggelar razia, namun hasilnya nihil. Tak lama berselang, tim menerima informasi sekitar seminggu yang lalu memang pernah ada permintaan towing derek untuk mengangkut kendaraan tersebut dari Desa Canggu menuju ke Muji Body Repair di Jalan Trengguli, Denpasar.
"Setelah dicek ke bengkel, memang benar di Muji Body Repair ditemukan Lamborghini yang parkir tanpa plat nomor," ujarnya.
Hasil pemeriksaan, ada pun dokumen kendaraan tersebut yang diserahkan pemilik bengkel adalah foto copy STNK dengan nopol D-1- FEB atas nama PT Eco Sinergi Tekhnologi dengan alamat Komplek Surapati Core di Jalan PHH Mustoga Bandung, Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat.
"Ditlantas Polda Bali tetap memantau kendaraan Lamborgini di bengkel Muji Body Repair, sampai dengan kedatangan pemilik Sergei Domogotsky untuk dilakukan proses lebih lanjut," terangnya.
Sementara dari hasil koordinasi dengan Ditlantas Polda Bali, selanjutnya Tim Resmob polda Bali melakukan upaya pengamanan terhadap mobil Lamborghini tersebut untuk dibawa ke Ditreskrimum Polda Bali. "Mobil Lamborgini sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Bali," tandasnya. (hes/sut)