Podiumnews.com / Aktual / News

Polresta Denpasar Bongkar Praktik ‘Sunat’ Beras

Oleh Podiumnews • 01 September 2017 • 07:13:51 WITA

Polresta Denpasar Bongkar Praktik ‘Sunat’ Beras
Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo saat turun langsung ke TKP

DENPASAR, podiumnews.com - Petugas Satreskrim Polresta Denpasar menggerebek gudang agen beras UD Mekar Sari di Jalan Padma, Denpasar Timur, Rabu (30/8). Pemilik usaha, Darma Wibowo (40) kedapatan melakukan praktik pengurangan 1 kilogram beras untuk berat 25 kilogram.     

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengungkapkan, terbongkarnya praktik ‘penyunatan’ beras tersebut berawal dari pengaduan masyarakat.

“Masyarakat awalnya membeli beras 25 kilogram dengan harga normal Rp 245 ribu. Nah, setelah ditimbang lagi ternyata beratnya hanya 24 kilogram,”ungkap hadi Purnomo, Kamis (31/8).

Darma Wibowo yang sudah ditetapkan tersangka sudah setahun melakukan praktik kecurangan. Setiap harinya, tersangka menerima pasokan sekitar 8 ton beras. Selanjutnya, setiap beras dengan bobot 25 kilogram dikurangi 1 kilogram sehingga yang dijual beratnya hanya 24 kilogram.

“Melalui praktik ini, tersangka mendapat keuntungan Rp 10 ribu. Kalau 8 ton pasokan setiap hari bisa dibagi menjadi sekitar 280 kilogram (25 kilogram) dikalikan Rp 10 ribu.‎ Jadi penghasilan sehari sekitar Rp 2,8 juta atau perbulannya sekitar Rp 78 juta dan setahun sekitar Rp 986 juta,”ujarnya.  

Dalam praktiknya, tersangka mencoblos karung beras dengan alat pengecekan beras dan ‘penyunatannya’  menggunakan alat penyedot. Tersangka juga memesan karung beras dari distributor resmi merek Putri Sejati dan Ratu Ayu.

“Beras-beras ini dikonsumsi kalangan menegah ke atas. Tersangka juga menjual minyak dan tepung tapi tidak bisa disunat,”beber mantan Kapolres Gianyar ini.

Perbuatan tersangka dijerat Pasal 62 Jo 8 Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. Tersangka selama ini mempekerjakan dua orang pegawai yang ikut diperiksa sebagai saksi. “Pemeriksaan masih didalami lagi,” tegasnya. (KP-TIM)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews