Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Buleleng Antisipasi Dini Bencana Hujan

Oleh Editor • 15 Oktober 2023 • 16:57:00 WITA

Buleleng Antisipasi Dini Bencana Hujan
Kalak BPBD Buleleng Putu Ariadi Pribadi. (dok/podiumnews)

SINGARAJA, PODIUMNEWS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng bersiap menghadapi prabencana yang timbul akibat tingginya musim penghujan. Sejak dini BPBD Buleleng telah melakukan mitigasi dan pencegahan bersama stake holder terkait termasuk relawan tingkat desa.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatan tindakan pencegahan ini menyusul rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKB) Provinsi Bali yang memperkirakan cuaca potensi hujan di Kabupaten Buleleng pada pertengahan November dan puncaknya awal tahun 2024,

Untuk itu, pihaknya bersama intasi terkait mulai TNI/Polri sampai relawan desa telah bersiap melakukan mitigasi, pencegahan awal, mengedukasi warga hingga menyiapkan pembiayaan termasuk sarana prasarana apabila ada bencana nanti.

"Seperti DLH Buleleng sudah mulai melakukan pembersihan di sungai, PUTR sudah memberbaiki drainase dan selokan, dan relawan sudah mengedukasi masyarakat serta menyiapkan prasarana apabila terjadi bencana hidrometeorologi," ujarnya, Minggu (15/10/2023) di Singaraja.

Ariadi menambahkan bahwa menurut data dari BMKG, curah hujan tahun ini diperkirakan curah hujannya tidak terlalu tinggi dan kecil kemungkinan untuk terjadi El Nino. Mengingat musim kemarau saat ini yang berkepanjangan mengakibatkan curah hujan nanti terkesan agak sedikit menurun.

Kendati demikian, Ariadi menekankan meskipun diperkirakan curah hujan menurun dan dampak El Nino kecil, tapi masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi seefisien mungkin. Seperti halnya bila ada sesuatu di lingkungan sekitar yang perlu bersihkan, agar dilakukan secara gotong-royong guna mencegah dini bencana seperti banjir.

Untuk antisipasi pohon tumbang, karena wewenang dari Balai Jalan dan PUTR Provinsi, BPBD Buleleng akan mengkoordinasikan agar sekiranya bisa dilakukan assessment awal untuk mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, Ariadi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Apabila dirasa membutuhkan penanganan lebih lanjut, BPBD Buleleng tetap siaga memberikan pelayanan 24 jam melalui tim Pusdalops maupun Tim Reaksi Cepat.

"Kami 24 jam membuka layanan pengaduan melalui call center BPBD maupun website resmi kami. Masyarakat bisa laporkan ke kami untuk mendapat penanganan lebih lanjut," tutup Ariadi. (suteja)