Di Canggu, Sekuriti dan Warga Keroyok Bule
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Keributan pecah di depan tempat hiburan malam Atlas Beach yang terletak di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, pada Senin (23/10/2023) sekitar pukul 22.15 WITA.
Diduga sekuriti Atlas dan warga menghajar dua bule asal Australia atau Aussie ini hingga babak belur mengunakan kayu serta besi panjang.
Insiden pengeroyokan itu viral di media sosial. Dalam video berdurasi 10 menit 30 detik itu terlihat sekelompok orang diduga sekuriti dari Atlas Beach menghajar dua bule tersebut hingga memasuki mobil.
Pada keributan yang terjadi di depan Atlas Beach di Jalan Tibubeneng, Canggu terlihat sejumlah pihak ikut terlibat ada mengenakan baju hitam diduga dua sekuriti berinisial MAS dan H. Sedangkan dua bule asal Australia itu berinisial MJS dan MM.
Dari versi pihak sekuriti menyebutkan, satu jam sebelum kejadian sekira pukul 21.42 WITA, ada seorang bule meminta tolong kepada sekuriti MAS untuk mencarikan taksi. Sekuriti tersebut lantas mendapatkan taksi. Seiring kejadian, datanglah teman bule tersebut dengan mengendarai sepeda motor hendak keluar dari Atlas Beach, namun salah jalan.
Sekuriti MAS yang saat itu bersama sekuriti H menegurnya. Namun bule tersebut marah-marah karena tidak terima ditegur dan mendorong MAS. Salah seorang bule tersebut memukul pipi H, lalu berusaha kabur.
Melihat kedua bule melarikan diri, MAS berteriak bahwa sudah dipukul oleh WNA tersebut. Mendegar teriakan itu, sekuriti lainnya dan warga yang ada di TKP berusaha mengejar sampai ke jalan raya.
Mereka pun sontak menghajar kedua bule tersebut dengan kayu dan besi panjang. Kedua bule yang dipukul mengaduh kesakitan dan kabur ke mobil miliknya. Namun warga mengejar dan terus melakukan pemukulan.
Tak lama berselang, polisi mendatangi TKP dan mengamankan orang-orang yang bersengketa guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun hingga kini belum ada yang berkenan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana membenarkan adanya keributan tersebut. Ia mengatakan pihak Polsek Kuta Utara masih melakukan penyelidikan, meski kedua pihak tidak melapor kepada polisi.
"Kedua WNA tersebut dibawa untuk berobat ke RSU Mangusada. Kasus ini sudah ditangani Polsek Kuta Utara," ungkapnya. (hes/sut)