Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Di Benoa, ABK Mabuk Saling Adu Jotos

Oleh Editor • 10 November 2023 • 18:40:00 WITA

Di Benoa, ABK Mabuk Saling Adu Jotos
Para ABK yang membuat kericuhan diamankan petugas Polsek Benoa, Jumat (10/11/2023) di Benoa. (foto/hes)

BENOA, PODIUMNEWS.com - Perkelahian antar anak buah kapal (ABK) nyaris terjadi di Jalan Ikan Tuna II Pelabuhan Benoa, pada Jumat (10/11/2023) sekitar pukul 01.30 dini hari.

Insiden perkelahian itu diduga akibat ulah seorang ABK yang sedang mabuk minuman keras. Beruntung, aparat kepolisian Polsek Benoa tiba di lokasi dan cepat mendamaikan kedua belah pihak yang berseteru.

Kedua ABK yang berseteru yakni Yakub Hendra Wijaya asal Bekasi (Jawa Barat) dan Ade Lukman asal Jawa Barat. Sebelumnya, keduanya sedang berada di warung makan di Jalan Ikan Tuna II, Pelabuhan Benoa sekitar pukul 01.30 dini hari.

Saksi korban Yakub menerangkan kala itu dia sedang makan dan HP miliknya sedang dicas. Namun Ade Lukman menghampirinya dan mengajaknya untuk naik ke kapal. Namun karena HP sedang dicas, korban menolaknya.

Akibatnya, Ade Lukman yang sedang dipengaharui minuman keras marah. Tanpa basa basi, Ade Lukman memukul Yakub Hendra sebanyak satu kali dengan tangan kosong.

"Setelah dipukul pelaku, korba tidak melawan dan langsung lari ke Polsek Benoa untuk minta perlindungan," ujar sumber.

Merespon laporan korban, personel Polsek Benoa Polresta Denpasar langsung turun ke lapangan untuk mengamankan pelaku di bawah pimpinan Pawas Iptu I Ketut Ramia dan anggota unit Serse Polsek Benoa.

Hasil konfrontasi terhadap korban dan pelaku di Mapolsek Benoa, keduanya sama-sama bekerja di perusahaan PT BNB namun beda kapal. Sehingga, keduanya saling memaafkan dan tidak melanjutkan permasalahan dan sama-sama membuat surat pernyataan damai.

Kapolsek Benoa Kompol Tri Joko Widiyanto yang dikonfirmasi mengatakan bahwa insiden pemukulan itu sudah ditangani dan keduanya sudah berdamai.

"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan mengingat mereka sama-sama bekerja dalam satu perusahaan dan mereka mengakui kesalahpahaman karena pengaruh alkohol," ujarnya. (hes/sut)