Di Denpasar, Ratusan Duktang Terjaring Sidak
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Perangkat Desa Tegal Kertha dibantu aparat kepolisian Polsek Denpasar Barat melaksanakan sidak terhadap penduduk pendatang (duktang), pada Sabtu (9/12/2023).
Dari sidak ini, ratusan duktang terjaring, dan satu orang tidak mengantongi identitas diri.
Sidak duktang ini dipimpin Perbekel Desa Tegal Kertha I Putu Trisna Jaya bersama 10 petugas perangkat desa dan Kanit Binmas Polsek Denpasar Barat Iptu I Wayan Budiartana dan Bhabinkamtibmas desa setempat, yakni Aiptu Ketut Suartha.
Wilayah yang menjadi sasaran sidak yakni Dusun Panca Kerta dan Dusun Manut Negara. Di dua dusun tersebut petugas gabungan langsung melakukan pendataan.
"Terdata ada 143 orang duktang, dan 1 orang tidak mengantongi identitas diri. Selanjutnya diarahkan untuk segera lapor diri sebagai penduduk sementara di desa tersebut," sebut Iptu Budiartana, Minggu (10/12/2023) di Denpasar.
Iptu Budi Artana mengatakan razia duktang ini digelar sebagai bentuk antisipasi dari pemerintah desa setempat berkoordinasi dengan Polsek Denpasar Barat. Tujuan utama dari kegiatan itu untukenjaga kamtibmas yang kondusif selama kampanye dan menjelang Pemilu Serentak 2024.
"Kegiatan penertiban penduduk pendatang non-permanen ini adalah untuk mengetahui keberadaan penduduk yang ber-KTP asli Denpasar, penduduk ber-KTP luar Denpasar, mendata penduduk yang sama sekali tidak punya identitas diri dan tidak melaporkan ke aparat Desa Tegal Kertha," jelasnya.
Selain itu, penertiban ini juga bertujuan untuk menekan angka kriminalitas menjelang Pemilu 2024 yang dilakukan oleh penduduk musiman. Biasanya ada pendatang sengaja menyembunyikan identitas diri untuk berbuat kriminalitas.
"Hasil dari kegiatan kemarin mendata sebanyak 72 orang dengan rincian penduduk dalam provinsi yang tidak ada membawa identitas diri berjumlah satu orang, penduduk luar provinsi sebanyak 71 orang," rinci Iptu Budiartana.
Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gusti Agung Made Ari Herawan mengatakan upaya penertiban duktang oleh Desa Tegal Kertha merupakan satu langkah yang tepat dalam menjaga Kamtibmas. Sehingga mengetahui ada berapa penduduk pendatang dari luar Bali dan dari Bali.
"Jadi, personel kami pada Sabtu malam kemarin telah melakukan pendampingan terhadap perangkat Desa Tegal Kertha yang sedang mendata keberadaan penduduk pendatang non-permanen," terangnya. (hes/sut)