Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Bongkar Jual-Beli Narkoba Lewat Instagram

Oleh Editor • 27 Desember 2023 • 18:37:00 WITA

Bongkar Jual-Beli Narkoba Lewat Instagram
Kepala BNNK Badung AKBP AA Gde Mudita saat rilis pengungkapan akhir tahun, Rabu (27/12/2023) di Mangupura. (foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung membongkar sindikat jual-beli narkoba melalui media sosial (medsos) Instagram (IG).

Demikian diungkapkan Kepala BNNK Badung AKBP AA Gde Mudita saat rilis pengungkapan akhir tahun, Rabu (27/12/2023) di Mangupura.

"Ya, kini para sindikat narkoba menggunakan aplikasi Instagram," ujarnya.

Ia menjelaskan modus operandi para pelaku sindikat narkoba sangat cepat berkembang, seiring kemajuan teknologi. Pemanfaatan teknologi dilakukan untuk menghindari pantauan atau pengawasan dari aparat kepolisian maupun petugas BNN.

"Modus mereka sangat cepat berkembang. Sehingga polisi dan BNN juga berlomba-lomba melakukan pencegahan dan antisipasi," terangnya.

Salah satu akun instagram yang diungkap dan sudah dihapus oleh BNNK Badung adalah @lion_dewata. Akun ini menawarkan sejumlah narkoba dari mulai ganja kering, sabu, ekstasi hingga tembakau gorilla.

Tercatat, akun ini memiliki 1.025 follower atau pengikut. Akun tersebut tidak sembarang menerima follower atau sangat selektif. Sebelum diterima menjadi follower, terlebih dulu mereka melacak apakah orang tersebut benar-benar pemakai narkoba atau tidak.

Misalnya, jika pernah berfoto dengan polisi atau memakai baju aparat otomatis permintaanya ditolak. Pun bila ada penawaran, akun ini bisa dihubungi melalui DM (Direct Massage).

"Disanalah (DM) mereka transaksi. Kami sempat mengejar pengendalinya sampai ke Malang, Jawa Timur. Dari pengungkapan kasus terakhir inilah dapat ungkap dari Instagram dan menangkap pelakunya di wilayah Badung," ungkapnya.

Modus yang digunakan para sindikat melalui Instagram sangat unik. Yakni menempel narkoba di beberapa titik tertentu, lalu difoto dan dikirim kepada pengendalinya.

"Sehingga pengendali yang menjadi admin memosting di IG untuk menawarkan kepada follower yang ada. Kami masih mendalami kasus ini," ujarnya. (hes/sut)