Sebagian Pelaku Insiden Maut Sempidi Ditangkap
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Sebagian pelaku pengeroyokan insiden maut Sempid yang menyebabkan tewasnya Adhi Putra Krismawan (23) ditangkap Satuan Reskrim Polres Badung. Sedangkan sisanya sedang diburu polisi.
Korban Adhi Putra adalah pria asal Singaraja, Buleleng yang tewas dikeroyok saat berkendara di simpang Jalan Raya Sempidi-Dalung, Banjar Uma Gunung, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Badung, pada Selasa (16/1/2024) sekitar pukul 00.30 WITA.
"Ya benar, kami berhasil menangkap beberapa orang pelaku yang terlibat kasus pengeroyokan di Sempidi, Badung," ungkap Kasatreskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Widura, Senin (22/1/2024) di Mangupura.
Ia menyebutkan bahwa pelaku sudah ditangkap pada Minggu (21/1/2024). Dari penangkapan tersebut berkembang pelaku lainnya dan masih dikejar. "Sementara sebagian pelaku lainnya masih dalam pengejaran," terangnya.
Namun, AKP Gusti Nyoman enggan membeberkan identitas beberapa pelaku lainnya. Sebab, katanya pihaknya masih melakukan pendalaman. Pihaknya khawatiri jika dibeber, pelaku lain nanti akan kabur.
"Jadi, singkat saja dulu ya saya sampaikan. Benar beberapa pelaku sudah berhasil kami tangkap dan sisanya masih dalam pengejaran. Selebihnya nanti kita sampaikan secara resmi," ujarnya.
Sementara itu, penangkapan para pelaku juga dibenarkan oleh Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono. Perwira melati dua di pundak itu juga enggan menjelaskan kronologis penangkapan para pelaku. "Mohon bersabar ya. Besok (hari ini) kita rilis kasusnya," kata AKBP Teguh.
Kasus pengeroyoan hingga tewas menimpa Adhi Putra Krismawan (23) tinggal di Kelurahan Kampung Baru, Buleleng. Korban tewas setelah dianiaya oleh belasan orang tak dikenal saat melintas di TKP.
Tragisnya, korban ditemukan tewas dalam posisi telungkup di pinggir jalan. Lutut kaki kiri dan telinga kanan bagian belakang mengalami luka lecet. Ada juga luka robek pada dada sebelah kanan.
Sementara para pelaku berjumlah sekitar 12 orang sudah kabur dari lokasi TKP mengendarai tujuh unit sepeda motor. Pengakuan warga sekitar para pelaku mengenakan baju serba hitam. (hes/sut)