Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Kapolda Minta Bentrokan Pemuda Sumba Ditindak Tegas

Oleh Editor • 20 Februari 2024 • 19:51:00 WITA

Kapolda Minta Bentrokan Pemuda Sumba Ditindak Tegas
Kapolda Bali Irjen Bagus Putra Narendra mendatangi Mapolres Badung, Selasa (20/2/2024) di Mangupura. (foto/hes)

MENGWI, PODIUMNEWS.com – Kasus perkelahian antar pemuda Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian dari Kapolda Bali Irjen Pol Ida Bagus Kade Putra Narendra.

Kapolda mendatangi Mapolres Badung tempat ditahannya Sembilan pemuda yang bentrok di depan Indomaret Banjar (Br) Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Kecamatan Mengwi, Badung, pada Senin (19/2/2024) malam tersebut.

Kedatangan Kapolda Bali disambut Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono, Selasa (20/2/2024) di Mangupura.

Dalam kunjungan itu, jenderal bintang dua di pundak itu sempat menginterogasi langsung tiga orang yang diamankan yakni Markus Kondo, Pelipus Kaleka dan Dominggus Nene.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para pemuda tersebut agar tidak melakukan hal-hal yang mengganggu ketertiban dan kegaduhan hingga dapat merusak citra pariwisata Bali serta dapat merusak nama baik daerah asal mereka.

Selain itu, Irjen Pol Narendra meminta kepada penyidik agar menindak tegas kasus tersebut dan melakukan pengejaran seluruh pelaku yang saat ini belum ditangkap. "Lakukan proses penanganan perkara secara tuntas dan profesional," tegas Kapolda Bali.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Jansen mengatakan kedatangan Kapolda memberikan apresiasi kepada personel Polres Badung. Sekaligus untuk mengetahui dan memastikan proses hukum kasus perkelahian yang melibatkan antar warga Sumba dan sempat viral di media sosial itu.

"Bapak Kapolda juga memberikan motivasi kepada para penyidik agar jangan ragu dalam melakukan proses penegakan hukum terhadap para pelaku. Apalagi kejadian serupa berulang terjadi, Polri akan bekerja secara profesional untuk memberikan efek jera sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Bali tetap aman dan damai," tegasnya.

Dijelaskanya, Kapolda juga menginterogasi langsung para terduga pelaku yang telah berhasil diamankan dan berpesan kepada para terduga pelaku untuk tidak mengganggu ketertiban dan merusak citra pariwisata Bali.

"Jadi, saat ini sudah ada sembilan orang yang diamankan dan tiga orang masih diperiksa intensif," sebut mantan Kapolresta Denpasar ini. (hes/sut)