Pilkada Serentak, Polda Bali Kerahkan Ribuan Personel
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Polda Bali pada Jumat (23/8/2024) telah menggelar operasi kepolisian bersandi Operasi Mantap Berata 2024.
Operasi kepolisian ini dilaksanakan guna mengamankan Pilkada Serentak 2024 dari mulai pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Walikota-Wakil Walikota/Bupati-Wakil Bupati.
"Kesiapan tersebut sudah kami rencanakan sejak tahun lalu sebelum pelaksanaan Pemilu Serentak," terang Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan di lokasi gelar pasukan di Lapangan Renon, Denpasar.
Dia mengatakan, dalam pengamanan Pemilihan Gubernur Bali pihaknya menyiagakan 2.147 personel. Sedangkan pengamanan Pemilihan Bupati/Walikota yakni, Polresta Denpasar menyiagakan 800 personel, Polres Buleleng menyiagakan 760 personel, Polres Tabanan menyiagakan 670 personel.
Lanjut, Polres Gianyar menyiagakan 650 personel, Polres Karangasem menyiagakan 550 personel, Polres Jembrana menyiagakan 560 personel, Polres Klungkung menyiagakan 460 personel, Polres Bangli, menyiagakan 340 personel, dan Polres Badung menyiagakan 550 personel.
"Personil Polda Bali juga akan disebar untuk diperbatuan (BKO) sesuai jumlah kebutuhan dari permintaan masing-masing Polres/Polresta jajaran untuk mengamankan TPS," tegasnya.
Mantan Kapolresta Denpasar ini menegaskan, adapun rencana tahapan-tahapan pengamanan diantaranya, yakni tahapan pengumuman dan pendaftaran bakal calon mulai 24 sampai 29 Agustus 2024. Tahap penelitian persyaratan, penetapan dan pengundian nomor urut calon mulai 30 Agustus sampai 23 september 2024. Apel kesiapan tahapan kampanye 24 September dan pengamanan tahap kampanye mulai 25 September sampai 23 November 2024.
Pengamanan tahapan masa tenang 24 sampai 26 November 2024. Dilanjutkan pengamanan yang paling penting tahap pungut suara 27 November 2024, lalu tahap hitung/rekap suara 28 November sampai 16 Desember 2024.
"Untuk pengamanan tahap penetapan calon terpilih dan tahap pengesahan calon terpilih tentative karena masih menunggu jadwal dari KPU," ungkapnya.
Kombes Jansen mengatakan sebelumnya Polda Bali telah melaksanakan beberapa kegiatan sebagai persiapan. Seperti Latpraops pada 18 Agustus untuk menyamakan persepsi dalam setiap tindakan agar smua personel paham dan bertindak sesuai SOP dalam tugas pengamanan.
Selain itu, Polda Bali melaksanakan latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang diikuti 2.147 personel gabungan Satker Polda, bersinergi dengan Kodam X/Udayana, Pemprov dan mitra Kamtibmas lainnya.
"Dalam pengamanan Pilkada ini netralitas Polri tetap kami jaga," tandasnya. (hes/suteja)