Indonesia Target Kurangi Sampah Laut Hingga 75 Persen
BADUNG, PODIUMNEWS.com - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah Indonesia manargetkan dapat mengurangi sampah laut hingga mencapai 75 persen pada tahun 2025 ini.
Hal itu disampikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq saat acara Aksi Bersih-Bersih Sampah Laut di Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta, Badung, Minggu (19/1/2024).
Turut hadir Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Duta Besar Uni Emirat Arab Abdulah Salim, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.
“Pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam menanggulangi sampah plastik ini. Hal ini sejalan dengan Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah Laut, yang menetapkan target untuk mengurangi sampah laut hingga 75 persen pada tahun 2025 ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen ini dioperasionalkan melalui Tim Koordinasi Nasional (TKN) Pengelolaan Sampah Laut (PSL), dan khusus Pulau Bali kepedulian aksi nyata Pemprov Bali menjadi modal utama dalam penyelesaian sampah laut khususnya di Provinsi Bali.
“Permasalahan sampah laut terjadi karena masih tingginya jumlah sampah yang tidak terkelola. Masih kurangnya pengelolaan sampah di daerah, sehingga sampah-sampah tersebut masuk dalam lingkungan perairan, dan berakhir di laut dan kemudian bersandar di pantai-pantai yang ada di Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, Provinsi Bali adalah salah satu daerah di Indonesia mengalami permasalahan yang cukup serius dengan sampah laut.
“Yang harus kita segera selesaikan mengingat Bali merupakan daerah destinasi wisata yang utama di Indonesia,” tegasnya.
Sementara Bupati Giri Prasta usai acara menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Perikanan dan Kelautan beserta dengan Uni Emirat Arab dan semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terkait dengan penanganan masalah sampah yang berkelanjutan bahkan sampai di loloan dan sungai.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang setiap hari melaksanakan kegiatan ini bersama masyarakat dalam melaksanakan penanganan sampah.
"Hal yang penting lagi kami sudah polakan untuk penanganan sampah di Kabupaten Badung, akan melaksanakan outsourcing tenaga kerja sehingga betul-betul bertanggung jawab ke depan. ini ketika sampah sudah hitungan detik, menit, hari ini (kemarin-Red) bisa kita tangani," ucapnya.
Acara sebagai bagian dari upaya untuk mendukung penyelesaian permasalahan sampah laut di Bali. Aksi bersih-bersih pantai ini merupakan kegiatan yang kedua dilaksanakan setelah beberapa hari yang lalu dilaksanakan di Shelter Kebencanaan Pantai Kuta. (adi/suteja)