Podiumnews.com / Aktual / News

Pencarian Koin Jagat Rusak Fasum di Denpasar

Oleh Editor • 19 Januari 2025 • 20:07:00 WITA

Pencarian Koin Jagat Rusak Fasum di Denpasar
Satpol PP Kota Denpasar melaksanakan penjagaan di Kawasan Taman Kota Sewakadarma Lumintang Denpasar pada Sabtu (18/1/2025). (foto/adhy)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pencarian Koin Jagat yang ramai di kalangan masyarakat telah menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum (Fasum) di wilayah Kota Denpasar.

Adapun sejumlah fasilitas umum yang mengalami keruskan mulai dari taman, pedestrian hingga air minum otomatis.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya sangat menghargai hobi ataupun kegemaran masyarakat.

Namun demikian, menurutnya, jika aktivitas masyarakat justru merusak fasilitas umum tentu tidak dapat dibernarkan. Terlebih, Taman Kota yang pembuatan dan perawatannya menggunakan dana masyarakat melalui APBD.

"Iya tadi kita sudah berkordinasi dengan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar), banyak masyarakat pencari Koin Jahat justru merusak fasilitas public (umum), ini tentu tidak dibenarkan, dan sangat disayangkan," ujarnya, Minggu (19/1/2025) di Denpasar.

Dikatakannya, perusakan fasilitas umum yang dilaksanalan secara sengaja melanggar ketentuan Perda Kota Denpasar Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Di mana, para pelanggarnga nanti dapat dikenai hukuman denda ataupun kurungan melalui mekanisme Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

"Saat ini kita akan melaksanakan penjagaan dengan menyasar Taman Kota Lumintang, Lapangan Lumintang, hingga Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kegiatan serupa yang merusak fasilitas publik, nanti jika ketangkap basah akan kami Tipiringkan," tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan DLHK Kota Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari mengungkapkan bahwa sejumlah kerusakan parah akibat aksi tersebut antara lain lantai pedestrian yang dicongkel, kebun yang diinjak-injak, hingga papan Air Minum Otomatis (AMO) milik Perumda Tirta Sewakadarma yang dirusak.

"Fasilitas umum di Taman Kota Lumintang saat ini rusak parah gara-gara pencarian KOIN JAGAT. Banyak fasilitas yang kami pelihara setiap hari dirusak begitu saja. Kami geram melihat tindakan seperti ini," ujarnya

Menurut Widhiyanasari, DLHK Denpasar setiap hari bekerja keras menjaga kebersihan, menata taman, dan merawat estetika kota demi kenyamanan warga Denpasar. Namun, upaya tersebut menjadi sia-sia akibat ulah oknum pencari koin yang merusak fasilitas tanpa berpikir panjang.

"Pagi, siang, malam kami bekerja merawat kota agar masyarakat nyaman. Tapi, tanpa rasa malu atau empati, mereka dengan mudah merusak fasilitas yang seharusnya dinikmati bersama," keluhnya. (adhy/suteja)