Podiumnews.com / Aktual / News

Delapan Warga Tertimbun Longsor di Ubung, Satu Tewas

Oleh Editor • 20 Januari 2025 • 17:37:00 WITA

Delapan Warga Tertimbun Longsor di Ubung, Satu Tewas
Tim SAR tengah berusaha melakukan penyelamatan terhadap korban lain tahan longsor di Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Senin (20/1/2025). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kejadian tanah longsor terjadi di Jalan Kendedes Gang I, Banjar Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, tepatnya tak jauh dari Kantor Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, pada Senin 20 Januari 2025 sekitar pukul 07.30 WITA.

Tanah longsor ini menimpa delapan warga yang berada di TKP. Tim SAR berhasil mengevakuasi tiga warga, dan satu orang ditemukan tewas tertimbun. Sedangkan empat lainnya masih tertimbun dan tengah dilakukan pencarian.

Adapun korban yang tewas tertimbun yakni Wid (50). Sedangkan identitas tiga korban yang selamat bernama Frengki, Nado dan Rohim.

Selain itu, ada empat orang yang masih tertimbun yakni tiga orang asal Magetan bernama, Sarif (50) Kesono (55) dan Dwi (25), satu orang asal Malang bernama Wito (50).

"Tim SAR masih melakukan proses evakuasi lanjutan, petugas sudah mengerahkan alat berat," ujar sumber.

Longsoran tanah ini berasal dari senderan yang jebol dan menimpa bangunan rumah yang di dalamnya masih terdapat beberapa penghuni. Total ada lima rumah yang terkena dan dua kamar yang tertimbun.

Tak berselang lama, petugas dari BPBD Kota Denpasar, Basarnas Bali, Dinas Sosial, PMI, hingga kepolisian tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Warga sekitar pun turut membantu proses penyelamatan para korban.

Sementara itu keterangan terpisah, Kepala Basarnas Bali Nyoman Sidakarya menerangkan, evakuasi ini dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang menerima informasi tersebut sekitar pukul 08.30 WITA.

Dalam upaya pencarian delapan korban, tim SAR gabungan menyingkirkan puing-puing bangunan terlebih dahulu.

Selang beberapa menit pencarian, korban pertama atas nama Wid (50) terlihat pada pukul 10.00 WITA. Jenazah Wid langsung dievakuasi ke RS Prof Ngoerah pada pukul 10.50 WITA menggunakan ambulans milik PMI.

"Jenazahnya terhimpit diantara longsoran tanah dan tembok," ujar Kepala Basarnas Bali Nyoman Sidakarya.

Selanjutnya, korban kedua ditemukan 15 menit kemudian atas nama Dwi (25). Ia langsung dievakuasi ke rumah sakit dengan ambulans BPBD pada pukul 11.22 WITA.

"Sampai dengan saat ini upaya pencarian dengan bantuan alat berat berupa exavator masih berlangsung,” terang Sidakarya. (hes/suteja)