Podiumnews.com / Aktual / News

Korban Longsor di Ubung Bertambah Tiga Tewas

Oleh Editor • 20 Januari 2025 • 17:46:00 WITA

Korban Longsor di Ubung Bertambah Tiga Tewas
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tewas tanah longsor di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (20/1/2025). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap delapan korban bencana alam tanah longsor di Jalan Kendedes Gang I, Banjar Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (20/1/2025) sekitar pukul 06.30 WITA. Teranyar, saat ini sudah tiga orang yang dinyatakan tewas, tiga selamat dan dua masih tertimbun tanah longsor.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, berdasarkan keterangan warga sekitar sekira pukul 06.30 WITA, tembok batu senderan yang berada di sebelah barat tepatnya belakang kamar kos-kosan longsor menimpa kamar kos yang di huni oleh korban.

"Jumlah korban berjumlah delapan orang, tiga korban selamat dengan luka-luka, tiga korban ditemukan meninggal dunia dan dua korban masih dalam pencarian," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.

Dikatakanya, korban selamat bernama Frengky, Nando dan Rohim. Ketiganya berasal Jawa Timur. Tiga korban yang ditemukan meninggal dunia atas nama Didik, Dwi (25) dan Wito (55) asal Jawa timur.

Untuk korban selamat saat ini masih dalam perawatan medis RSU Surya Husada, Denpasar. Sedangkan tiga korban meninggal dunia dibawa dengan ambulan BPBD ke RSUP Sanglah.

"Sementara dua korban lainya bernama Sarif dan Kreno masih dalam pencarian dari petugas Tim SAR Gabungan," ujarnya.

AKP Sukadi mengatakan dugaan awal penyebab tanah longsor karena pembangunan tembok senderan yang ada dibelakang kos korban tidak kuat akibatnya tembok senderan roboh.

Longsoran tanah ini berasal dari senderan yang jebol dan menimpa bangunan rumah yang di dalamnya masih terdapat beberapa penghuni. Total ada lima rumah yang terkena dan dua kamar yang tertimbun.

Tak berselang lama, petugas dari BPBD Kota Denpasar, Basarnas Bali, Dinas Sosial, PMI, hingga kepolisian tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Warga sekitar pun turut membantu proses penyelamatan para korban. (hes/suteja)