Podiumnews.com / Aktual / News

Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Anak di Indonesia

Oleh Podiumnews • 22 Februari 2025 • 20:28:00 WITA

Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Anak di Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti pentingnya deteksi dini kanker pada anak sebagai langkah utama untuk meningkatkan angka kesembuhan. Hal ini disampaikannya dalam acara peluncuran Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Anak 2025-2029 pada Kamis, (20/2/2025), yang juga bertepatan dengan Hari Kanker Anak Sedunia (International Childhood Cancer Day) pada 15 Februari 2025.

Menkes Budi menyebutkan bahwa dengan kemajuan teknologi medis, kini deteksi dini bisa dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan genetik, analisis ekspresi RNA, dan sirkulasi DNA tumor.

"Teknologi sudah berkembang pesat. Kita harus mulai menggunakan alat deteksi genetik untuk melihat potensi kanker lebih awal, seperti yang sudah dilakukan di Thailand dan Vietnam," ujarnya.

Selain itu, Menkes Budi juga menekankan pentingnya desentralisasi layanan kanker anak ke seluruh provinsi untuk menghindari pasien harus bepergian jauh.

"Tidak semua pasien kanker anak harus dirujuk ke Dharmais. Kita harus mendistribusikan layanan ke 34 provinsi agar lebih banyak anak yang bisa mendapat pengobatan lebih dekat dengan rumah mereka," tambahnya.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah berkomitmen meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah dengan menyediakan dokter spesialis, fasilitas diagnostik, dan terapi mutakhir seperti terapi sel dan terapi genetik.

Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. Soeko, juga menambahkan bahwa deteksi dini pada kanker anak memiliki prinsip yang sama dengan kanker dewasa, yaitu semakin cepat kanker terdiagnosis, semakin besar peluang kesembuhannya.

"Kanker anak lebih sulit dicegah karena umumnya faktor genetik, oleh karena itu fokus kita adalah deteksi dini dan pengobatan cepat," jelas dr. Soeko.

Sebagai bagian dari langkah inovatif, RS Kanker Dharmais mengembangkan layanan pemeriksaan genomik untuk deteksi lebih dini risiko kanker melalui teknologi mutakhir. RS Kanker Dharmais berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitasnya dalam menangani kanker anak, termasuk melalui penelitian, inovasi, dan peningkatan sumber daya manusia di bidang onkologi.

"Kami ingin RS Kanker Dharmais menjadi pusat layanan kanker yang tidak hanya melayani pasien dari seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi rujukan bagi negara-negara lain. Ini adalah langkah besar yang harus kita jalani bersama," tambah dr. Soeko. (fathur)