Podiumnews.com / Aktual / News

KNPI Klungkung Kecam Perundungan dan Pengeroyokan ABG Wanita

Oleh Podiumnews • 01 Maret 2025 • 22:47:00 WITA

KNPI Klungkung Kecam Perundungan dan Pengeroyokan ABG Wanita
(Kiri) Ketua KNPI Klungkung, Gung_Mega (kanan) korban bullying dan pengeroyokan di Klungkung. (Foto: dewa)

KLUNGKUNG, PODIUMNEWS.com - Kasus pengeroyokan yang dialami seorang ABG wanita di Klungkung, Bali, yang disertai dengan tindakan bullying dan pemaksaan untuk telanjang, mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. 

Video yang beredar luas di berbagai platform sosial media memperlihatkan kekerasan yang dialami korban, yang kemudian memicu gelombang kecaman dari masyarakat. 

Dalam video tersebut, korban tidak hanya dipukuli, tetapi juga dipaksa untuk melakukan tindakan yang sangat merendahkan martabatnya. 

Kejadian ini mencoreng citra Klungkung dan menambah kekhawatiran mengenai meningkatnya kekerasan di kalangan remaja.

Melihat banyaknya respons dari masyarakat yang marah atas tindakan tersebut, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Mega Ary Putra, yang akrab disapa Gung Mega mengecam kejadian tersebut.

"Ini adalah perbuatan yang sangat tidak manusiawi dan mencederai nilai-nilai moral yang kita junjung tinggi sebagai bangsa. Kami, dari KNPI Klungkung, tidak akan diam dan akan mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini," ujar Gung Mega, Sabtu (1/3/2023).

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan bullying seperti ini harus dihentikan untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat.

Gung Mega juga menyoroti pentingnya edukasi yang lebih masif terkait bahaya kekerasan, bullying, dan pergaulan bebas di kalangan remaja. 

"Kami meminta agar Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Klungkung segera melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk memberi pemahaman yang lebih dalam tentang dampak dari tindakan kekerasan dan pergaulan yang tidak sehat."

"Sosialisasi ini harus menjadi prioritas agar generasi muda tidak terjerumus dalam hal-hal yang merugikan masa depan mereka," jelas Gung Mega.

Tidak hanya sekadar mengecam, KNPI Klungkung juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra dalam program-program penyuluhan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para pelajar dan pemuda.

“Kami siap bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kadisdikpora, untuk mengedukasi generasi muda agar mereka bisa memahami bahaya dari kekerasan dan bisa menjauhi pergaulan yang dapat merusak masa depan mereka,” tambah Gung Mega.

Selain itu, KNPI Klungkung juga mendesak Satpol PP untuk meningkatkan patroli malam di berbagai wilayah di Klungkung, bekerjasama dengan kepolisian, guna menjaga ketertiban umum dan mencegah terjadinya kejadian-kejadian serupa, terutama yang melibatkan remaja.

"Patroli malam akan sangat penting untuk mengurangi tindakan kriminal dan memastikan bahwa remaja tidak terlibat dalam kekerasan atau kegiatan negatif lainnya,” ujar Gung Mega.

Terakhir, Gung Mega berharap bahwa melalui langkah-langkah preventif ini, Klungkung dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami ingin menciptakan Klungkung sebagai tempat yang aman dan mendukung perkembangan positif para remaja. Ini adalah tanggung jawab bersama," tutupnya. (fathur)