Search

Home / Aktual / News

Besakih Tanpa Plastik, Koster: Tegas Demi Kesucian Alam!

Dewa Fatur   |    02 April 2025    |   19:40:00 WITA

Besakih Tanpa Plastik, Koster: Tegas Demi Kesucian Alam!
Gubernur Bali, Wayan_Koster. (Foto: Dewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pura Agung Besakih, pusat spiritual Bali, kini berada di garda depan gerakan pengurangan sampah plastik.

Gubernur Wayan Koster, melalui Surat Edaran Nomor 08 Tahun 2025, secara tegas melarang pedagang dan pamedek (umat yang bersembahyang) menggunakan plastik sekali pakai di kawasan suci tersebut.

Langkah ini bukan sekadar imbauan, melainkan "perintah" demi menjaga kesucian dan kelestarian alam Besakih.

"Larangan ini bukan tanpa alasan. Kawasan suci harus bebas dari sampah plastik yang mencemari lingkungan, kami ingin Besakih menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga lingkungan,"ujar Koster di Jaya Sabha, Rabu (2/4/2025).

Aturan ini tak main-main. Pedagang di area Bencingah dan Manik Mas dilarang keras menyediakan tas kresek, pipet plastik, styrofoam, dan produk kemasan plastik lainnya.

"Ini harga mati, jika ada yang melanggar sanksi tegas akan diberikan," tegas Koster.

Tak hanya pedagang, pamedek pun wajib patuh. Mereka dilarang membawa plastik sekali pakai ke dalam kawasan pura.

"Kesadaran pamedek sangat penting. Kami berharap semua pihak ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan Besakih," kata Koster.

Larangan ini bukan hal baru. Sebelumnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi sampah plastik di Besakih. Namun, kali ini, pemerintah provinsi lebih tegas.

"Kami tidak main-main. Ini demi masa depan Besakih dan Bali," ujar Koster.

Pemerintah provinsi berjanji akan memberikan dukungan bagi pedagang dan pamedek.

"Kami akan menyediakan alternatif pengganti plastik yang ramah lingkungan, kami juga akan terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan," tegas Koster.

Dengan aturan tegas ini, diharapkan Besakih tak hanya menjadi pusat spiritual, tetapi juga pusat edukasi lingkungan.

"Besakih harus menjadi contoh bagi dunia dalam menjaga kesucian alam," pungkas Koster. (fathur)


Baca juga: Polisi Tewas Ditusuk Usai Batal Booking Cewek Michat