Tiga Hari Berlalu, Pembunuh Driver Online di Denpasar Diburu
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Misteri kematian Remi Yuliana Putri (36), seorang pengemudi transportasi daring yang ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Terios di Jalan Kertha Dalem, Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Jumat (2/5/2025) siang, masih belum terungkap hingga Minggu (4/5/2025).
Kendati demikian, aparat kepolisian meyakini korban merupakan korban pembunuhan oleh orang dekatnya.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar telah membentuk tim gabungan dari Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Denpasar Selatan dan Satuan Reskrim Polresta Denpasar untuk memburu pelaku yang diduga merupakan kekasih korban.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Ketut Sukadi, mengungkapkan bahwa identitas pelaku telah diketahui dan yang bersangkutan diduga telah melarikan diri ke luar Pulau Bali.
"Ya, Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan bersama Jatanras Polresta Denpasar saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berada di luar Pulau Bali," kata AKP Sukadi saat dikonfirmasi pada Minggu (4/5/2025).
Lebih lanjut, AKP Sukadi menjelaskan bahwa selain melakukan pengejaran, pihaknya juga masih terus melakukan penyelidikan intensif dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. "Masih didalami," imbuhnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jenazah Remi Yuliana Putri ditemukan di dalam mobil Terios berwarna merah dengan nomor polisi DK 1662 ACT yang terparkir di depan rumah warga. Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga yang melihat mobil tersebut terparkir selama dua hari tanpa ada aktivitas.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam kendaraan.
Pada wajah korban ditemukan bercak darah yang sudah mengering, dan setelah pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan luka tusukan di bagian leher sebelah kiri.
Warganet di media sosial ramai berspekulasi bahwa korban dibunuh oleh kekasihnya, yang kini menjadi buronan polisi.
Jenazah korban, yang beralamat di Jalan Tukad Buana III nomor 51, Denpasar, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. (hes/fathur)