Hotline 24 Jam: Badung Perangi Preman Demi Pariwisata
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Sebagai wilayah yang mengandalkan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi, Polres Badung mengambil langkah tegas untuk memberantas segala bentuk premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan wisatawan serta masyarakat. Bentuk keseriusan ini diwujudkan dengan pembentukan tim Anti-Premanisme dan menyiagakan layanan pelaporan 24 jam bebas pulsa melalui nomor 110.
Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara secara resmi meluncurkan tim Anti-Premanisme dalam apel kesiapan yang digelar di Lapangan Apel Polres Badung, Senin (19/5/2025). Pembentukan tim ini merupakan respons cepat atas perintah pimpinan Polri dan sebagai komitmen untuk menindak tegas segala bentuk intimidasi, pungutan liar, maupun tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di wilayah hukum Polres Badung.
"Aksi Premanisme di Indonesia saat ini menjadi perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia. Aksi premanisme dikaitkan dengan tindak kekerasan, penganiayaan, pemerasan, perampasan, pemalakan, pengeroyokan pengancaman maupun jenis kekerasan lainnya baik yang dilakukan oleh perorangan maupun Kelompok," tegas Kapolres AKBP M. Arif Batubara.
Lebih lanjut, Kapolres Arif menekankan bahwa langkah ini sangat krusial mengingat Kabupaten Badung merupakan daerah pariwisata yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dan masyarakat menjadi prioritas utama untuk menjaga iklim investasi dan keberlangsungan sektor pariwisata.
Untuk mendukung pemberantasan premanisme secara efektif, Polres Badung mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan yang mengarah pada premanisme. Kemudahan pelaporan disediakan melalui layanan Polri 110 bebas pulsa yang aktif selama 24 jam dan akan langsung terhubung dengan Polres maupun Polda Bali.
"Dengan dibentuknya Anti-Premanisme ini, Polres Badung berharap dapat menciptakan situasi wilayah yang kondusif serta memberikan rasa aman dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat," pungkas Kapolres, menegaskan komitmennya untuk menjaga Badung tetap aman dan nyaman bagi semua pihak, terutama para wisatawan yang berkunjung. Tim Anti-Premanisme ini akan fokus pada wilayah-wilayah rawan seperti terminal, pasar tradisional, kawasan wisata, dan area publik lainnya. (hes/fathur)