Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Kuta Membara: Pasutri Dikeroyok, Motor Pelaku Dibakar Massa

Oleh Podiumnews • 20 Mei 2025 • 19:54:00 WITA

Kuta Membara: Pasutri Dikeroyok, Motor Pelaku Dibakar Massa
Ilustrasi kerusuhan. (Foto: Dewa)

 

KUTA, PODIUMNEWS.com - Simpang Dewa Ruci, Kuta, pada Minggu (18/5/2025) malam berubah menjadi arena kekerasan dan amuk massa.

Pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban pengeroyokan brutal setelah terlibat serempetan dengan pengendara motor.

Kemarahan warga yang menyaksikan kejadian itu memuncak, berujung pada pembakaran motor pelaku hingga viral di media sosial.

Peristiwa tragis ini bermula ketika EP dan istrinya melintas di Simpang Dewa Ruci sekitar pukul 22.30 WITA. Pasutri tersebut datang dari arah utara menuju selatan, hendak berbelok ke Jalan Bypass Ngurah Rai.

Di saat yang sama, para pelaku datang dari arah berlawanan menuju Jalan Setiabudi. Insiden serempetan tak terhindarkan. Bagian depan motor korban bersenggolan dengan motor pelaku yang kurang hati-hati saat menyeberang.

"Motor pelaku kurang hati-hati saat menyeberang hingga terjadi serempetan bagian ban depan motor korban," ungkap sumber.

EP yang tak terima motornya serempet, menegur para pelaku. Namun, teguran itu berbuah petaka. Pelaku justru memanggil teman-temannya, memicu cekcok mulut yang berujung pengeroyokan.

"Para pelaku mengeroyok pasutri itu hingga alami luka luka," beber sumber. Korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan luka lecet di jari-jari tangan kanan.

Aksi brutal itu memicu kemarahan warga yang menyaksikan. Mereka mengejar para pelaku yang melarikan diri dari lokasi kejadian. Saking takutnya, pelaku meninggalkan motor Beat mereka di TKP.

Amarah massa yang sudah memuncak, dilampiaskan dengan menghancurkan dan membakar motor tersebut hingga ludes.

Sementara itu, pasutri korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah mendapat rawat jalan, mereka melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke Polsek Kuta.

Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra membenarkan kejadian ini. "Masih diselidiki. Pelaku masih dalam pengejaran," tegasnya. (hes/fathur)