Trek-trekan Marak, Kapolres Jembrana Minta Warga Lapor 110
JEMBRANA, PODIUMNEWS.com — Maraknya aksi trek-trekan atau balap liar di jalan umum menjadi perhatian serius Polres Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Supartawati meminta masyarakat agar segera melapor ke call center 110 jika melihat aksi membahayakan tersebut.
Imbauan itu disampaikan Citra saat menggelar program Jumat Curhat bersama para perbekel dan bendesa adat se-Kecamatan Mendoyo, Jumat (13/6/2025).
“Itu nomor bebas pulsa yang langsung terhubung dengan kami. Manfaatkan nomor call center tersebut untuk melapor,” ujarnya di hadapan tokoh masyarakat dan aparat desa.
Citra juga meminta pemahaman dari para orang tua apabila pihak kepolisian melakukan pembinaan terhadap anak-anak mereka yang kedapatan melakukan trek-trekan.
“Kami tidak ingin menghukum, tetapi mendidik. Tapi kalau membahayakan, tentu ada langkah tegas,” katanya.
Khusus di wilayah Kecamatan Mendoyo, polisi telah memetakan sejumlah ruas jalan yang sering dijadikan lintasan trek-trekan, terutama oleh remaja. Dua titik yang menjadi fokus patroli adalah wilayah Desa Mendoyo Dauh Tukad dan Yehembang Kangin.
“Kami akan terus pantau dan tindak langsung jika ditemukan pelanggaran,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Citra menekankan pentingnya optimalisasi layanan call center 110, yang kini sudah terhubung secara otomatis dengan sistem pelacakan lokasi.
“Begitu ada yang menelepon, sistem kami akan mendeteksi lokasi pelapor. Ini membantu kami merespons cepat di lapangan,” jelasnya.
Menurut Kapolres, layanan 110 tidak hanya digunakan untuk pelaporan gangguan kamtibmas, tetapi juga untuk kebutuhan pelayanan kepolisian lainnya, seperti permintaan bantuan atau konsultasi hukum.
Program Jumat Curhat yang digelar rutin setiap pekan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jembrana.
(gembong/suteja)