Jelang Nyepi dan Idulfitri, Polres Badung Siagakan Personel
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Pada Maret 2026 merupakan jadwal yang padat bagi jajaran Polres Badung. Terlebih pada pertengahan bulan ini akan memasuki perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang dirangkaian dalam pelaksanaan upacara Melasti, pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan, hingga tradisi Ngembak Geni.
Belum lagi menghadapi perayaan Hari Raya Idulfitri yang harinya sangat berdekatan. Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat tersebut, Polres Badung akan mengerahkan ratusan personel di sejumlah titik pengawasan, khususnya lokasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Badung.
Dalam keterangannya kepada awak media, Kabag Ops Polres Badung Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana menyampaikan, rangkaian perayaan Nyepi akan diawali dari kegiatan Melasti yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 18 Maret 2026. Sehingga pihaknya telah menyiapkan langkah strategis pengamanan di tujuh titik lokasi Melasti dengan melibatkan 73 personel.
Selain itu, pengamanan jalur juga telah disiapkan dengan melibatkan sekitar 130 personel untuk mengatur arus lalu lintas serta memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
"Pengamanan juga kami fokuskan saat pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan. Kami akan mengerahkan sekitar 650 personel guna mengantisipasi kerawanan dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Badung," ungkap Kompol Sudarsana, Selasa (10/3/2026).
Dikatakannya, pengamanan juga dilakukan saat tradisi Ngembak Geni yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan. Polres Badung menyiapkan pengamanan di delapan titik kawasan wisata dengan melibatkan sekitar 60 personel.
"Wilayah Kuta Utara yang dikenal sebagai daerah padat kunjungan wisatawan juga diatensi khusus dan pengamanan di wilayah tersebut akan mendapat dukungan penuh dari personel Polres," bebernya.
Selain pengamanan Nyepi, Polres Badung telah menyiapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat. Dalam operasi tersebut akan didirikan satu pos pelayanan (Posyan) di Terminal Mengwi serta satu pos pengamanan (Pospam) di kawasan Mangupura.
Personel akan ditempatkan di sejumlah simpang utama mulai dari perbatasan Denpasar di Simpang Langon Jalan Raya Sempidi, Kabupaten Badung hingga perbatasan Tabanan, dengan penempatan dua hingga tiga personel di setiap simpang sesuai karakteristik wilayah. "Untuk rekayasa lalulintas pada jalur mudik kami sudah buat skema. Namun kami berlakukan sesuai kebutuhan atau situasi lalulintas nantinya," ujarnya.
Kompol Sudarsana menegaskan, guna mematangkan pengamanan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait melalui rapat koordinasi lintas sektoral dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta unsur TNI, pacalang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), MUI, PHDI hingga pihak paroki.
"Koordinasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah pengamanan dan mengantisipasi potensi kerawanan selama kegiatan keagamaan berlangsung," katanya.
(hes/kturnip)