Podiumnews.com / Aktual / News

Seorang Nenek Tewas Terbakar di Sidakarya

Oleh Kander Turnip • 07 April 2026 • 23:21:00 WITA

Seorang Nenek Tewas Terbakar di Sidakarya

DENPASAR, PODIUMNEWS.com -Kobaran api membakar rumah di Jalan Kerta Dalem III, Gang Cemara Nomor 11 B, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Selasa (7/4/2026) sekira pukul 12.32 WITA. Tragisnya, si jago merah menewaskan seorang nenek penghuni rumah bernama Ni Wayan Pasti (77). Diduga kuat, korban tewas terbakar di dalam dapur saat hendak memasak. 

Menurut Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, kebakaran ini awalnya dilihat tetangga korban, Ramada Yanti (56). Saksi sebelumnya pulang dari pasar dan melihat api sudah besar di rumah korban. 

"Saksi berteriak minta tolong, sehingga warga berdatangan ke rumah korban dan membantu memadamkan api," ungkap Kapolsek Agus. 

Senada dikatakan saksi Kadek Ariantara (55) yang mengaku mendengar suara teriakan kebakaran dari luar rumah korban. Saksi juga melihat adanya kepulan asap dari rumah yang berada sekitar 50 meter sebelah barat dari tempat tinggalnya.

Saksi Ariantara mengatakan saat dirinya dan warga memadamkan api, ada saksi yang meneriakkan ada seorang ibu di dalam. Namun, warga tidak ada yang berani masuk mengingat api kian membesar dan sulit dipadamkan. 

Tak lama kemudian, sebanyak tujuh unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar pun tiba. Petugas langsung menjinakkan amukan si jago merah sekitar dua jam kemudian. 

Setelah api padam, petugas memeriksa ke dalam rumah, dan menemukan Ni Wayan Pasti meninggal di bagian dapur dalam posisi badan miring ke kanan, kepala berada di sebelah selatan, serta kondisi sebagian tubuh hangus terbakar. 

"Korban meninggal di dapur rumahnya," ujarnya. 

Diketahui, penyebab kebakaran ini diduga karena api dupa. Selanjutnya, jenasah korban dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar, dengan menggunakan mobil ambulans BPBD Kota Denpasar. 

Terungkap, selain menewaskan korban, kobaran api juga membakar satu unit sepeda motor Honda Supra, surat- surat berharga pun ludes. Untuk jumlah kerugian hingga kini belum bisa ditafsir pihak keluarga korban. 
(hes/kturnip)

Kander Turnip
Editor

Kander Turnip