WNA Australia Tewas Tergantung di Balkon Hotel di Kuta
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Sempat cekcok dengan pacarnya, bule asal Australia berinisial JRTC (30) mengalami depresi dan nekat gantung diri di balkon lantai II salah satu hotel di Jalan Raya Seminyak, Kuta, Badung, Bali, Rabu (8/4/2026) sekitar ukul 04.15 Wita. Korban tewas dengan menjerat lehernya menggunakam kain seprei milik hotel.
Menurut
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, peristiwa ini
sempat viral di media sosial. Beberapa orang saksi sudah diperiksa terkait
kejadian tersebut. Para saksi menjelaskan, korban tiba di hotel sekitar pukul
01.30 Wita dalam kondisi diduga mabuk setelah datang dari sebuah bar.
Sesampainya
di kamar, korban diduga terlibat cekcok dengan pacarnya berinisial JGA (22).
Setelah cekcok keduanya berdiam diri. Korban lantas memutuskan untuk
beristirahat ke balkon kamar untuk tidur.
Namun,
sekitar pukul 04.15 Wita, saksi JGA terbangun dan mengecek ke balkon, dan mendapati
korban sudah tergantung di balkon. "Korban tewas tergantung di balkon,
dengan leher terikat menggunakan sprei day bed," jelas Iptu Adi, Kamis (9/4/2026).
Di
tengah rasa panik akibat pacarnya bunuh diri dengan cara tidak wajar, saksi
lalu menghubungi pihak hotel. Selanjutnya pihak hotel mendatangi kamar korban
dan menurunkan korban dan mengecek kondisi korban masih sadar dan bernapas.
Korban
dibawa menuju RS Siloam Kuta untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Namun,
dalam perjalan ke rumah sakit kondisi korban sudah dalam tidak sadar. "Sekitar
pukul 08.10 Wita setiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia dan
selanjutnya dipindahkan ke ruang jenazah RS Siloam Kuta," ujar Iptu Gede
Adhi.
Sementara
itu, Polsek Kuta yang menerima informasi tersebut segera mendatangi lokasi.
Petugas kepolisian memintai keterangan saksi-saksi, serta melakukan olah TKP
guna mengungkap penyebab kematian korban. "Korban tercatat menginap di
hotel tersebut sejak 4 April 2026 hingga rencananya check out pada 8 April
2026," katanya.
Di
lokasi, polisi mengamankan barang bukti sebuah seprei day bed cover. Polisi
hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
(hes/kturnip)