Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Ditegur Soal Parkir, Kelompok Pemuda Keroyok Rifky di Waturenggong

Oleh Kander Turnip • 28 April 2026 • 19:33:00 WITA

Ditegur Soal Parkir, Kelompok Pemuda Keroyok Rifky di Waturenggong
Polisi mengamankan lokasi pengeroyokan di Jalan Waturenggong III. Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Minggu (26/4/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Ditegur jangan parkir sembarangan karena menghalangi jalan, pengendara motor Muhamad Rifky Ferdiansyah (22) dikeroyok oleh 8 pelaku tak dikenal. Insiden pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Waturenggong III. Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Minggu (26/4/2026) dini hari.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polsek Denpasar Selatan berhasil meringkus 1 pelaku berinisial SSS (26) asal Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan 7 lainnya masih dalam pengejaran. Pengeroyokan itu diduga kuat akibat ketersinggungan para pelaku yang tidak terima ditegur oleh korban.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, MH, aksi pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Korban bersama 7 orang temannya sedang mengendarai sepeda motor akan pulang ke rumah dan melintas di TKP.

Di sana, korban melihat ada sekelompok pengendara motor yang tak dikenal sedang nongkrong di atas kendaraan mereka. Namun, aksi mereka itu menghalangi jalan. Spontan, salah seorang rekan korban mencoba menegur agar tidak parkir sembarangan dan menghalangi jalan.

Namun setelah ditegur, gerombolan pemuda berjumlah 8 orang itu tidak terima dan langsung melakukan penyerangan. Para pelaku mengeroyok korban dengan menggunakan tangan kosong dan menggunakan helm. Sehingga korban mengalami luka-lula.

"Korban mengalami luka robek pada bagian alis mata sebelah kanan, luka lebam pada mata sebelah kanan, luka gores pada bagian tangan kanan, tangan kiri dan bagian kaki kiri," beber mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini.

Beberapa jam tindakan brutal itu dilaporkan korban ke Polsek Denpasar Selatan, seorang pelaku berhasil ditangkap, yakni pria berinisial SSS (26) asal Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. "7 pelaku lainnya dalam proses pengejaran," ungkap Iptu Gede Adhi.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip