Pasar Pasah Pemedilan Ludes Terbakar, Kerugian Rp300 Juta
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Pasar Pasah Pemedilan yang terletak di Jalan Gunung Batur, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, ludes terbakar, Rabu (13/5/2026) sore. Kobaran api menghanguskan tujuh bangunan kios masing-masing milik Komang Darmini, Ni Ketut Sutiani, Pasek Budi Setiawan, Sariem, beserta isinya hangus.
Tidak hanya itu, si jago merah juga meludeskan sembilan los serta lapak pedagang milik Wayan Pilih, Desi, Nyoman Darmini, Budi Setiawan, I Nyoman Ginada, Sutarwi, David, Ketut Suartini, dan Kasniari.
Menurut Kapolsek Denpasar Barat Ni Wayan Adnyani Prabawati, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Saksi pedagang bernama Nengah Suci (48) menuturkan, ia awalnya mencium bau hangus dan menyengat disertai hawa panas di sekitar pasar.
Merasa heran, saksi lantas beranjak dari lapak jualannya untuk mengecek sumber bau tersebut. Beberapa saat, api terlihat menyembur keluar dari kios sembako yang berada di depan lapaknya. "Saat saksi mengecek sumber bau, api tiba-tiba menyembur dari kios sembako dan dengan cepat membesar," jelas Kapolsek, Kamis (14/5/2026).
Hal senada dikatakan pedagang bernama Ketut Sumiati (57). Saksi mengaku sempat mencium bau hangus dan merasakan hawa panas sebelum api muncul dari kios bagian depan pasar.
"Melihat kebakaran tersebut, kedua saksi berteriak meminta tolong kepada pedagang lain untuk menghubungi Dinas Pemadam dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar," ungkap Kapolsek Prabawati.
Tak lama berselang, Petugas Damkar Kota Denpasar tiba dan langsung memadamkan api. Tak lama kemudian, personel Polsek Denpasar Barat tiba di lokasi melakukan pengamanan dan penyelidikan.
Dikatakan pemilik kios sembako, I Wayan Pasek Budi Setiawan (35), sebelum kebakaran terjadi dia menutup kiosnya sekitar pukul 14.00 Wita dan pulang ke rumah. Setiba di rumah, ia melihat dari informasi media sosial ada kebakaran di Pasar Pasah Pemedilan.
Sadar tokonya terbakar, saksi langsung menuju ke lokasi. Ia melihat api sudah berhasil dipadamkan dan dua kios miliknya yang digunakan untuk berjualan minyak goreng, beras, dan telur telah ludes terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Nihil korban jiwa, namun berdasarkan data dicatat kerugian material ditaksir Rp300 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujar Kapolsek.
(hes/kturnip)