Apes, Motor Penjual Nasi di Pemogan Ini Raib Dicuri
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Mohamad Arifin (42) yang berprofesi sebagai penjual nasi campur ketiban apes. Saat sedang berjualan, motor miliknya Honda Scoopy nopol DK 4529 AFK hilang dicuri di areal parkir Liya Store Cosmetics and Accessories, Jalan Glogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Rabu (3/6/2026). Aksi pencurian motor ini terekam kamera CCTV di seputaran TKP, dan videonya viral di media sosial. Hingga kini, polisi masih mengejar pelaku.
Sementara dari rekaman CCTV yang beredar luas, terlihat pelaku seorang pria mengenakan kaus hitam, celana panjang hitam, dan masker terlihat dengan santai membawa kabur sepeda motor tersebut. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci motor masih tersimpan di dashboard kendaraan.
Sementara itu, seorang karyawan toko Liya Store Cosmetics and Accessories, bernama Linda (24) mengatakan, motor tersebut merupakan milik seorang pedagang nasi campur yang berdagang di sebelah toko. Saat kejadian pemilik tidak menyadari saat pelaku beraksi membawa motor tersebut.
Dikatakannya, dari rekaman CCTV, pelaku terlihat mengambil motor sekitar pukul 16.30 Wita. Dalam aksinya, pelaku mengenakan masker dan langsung membawa kabur yang memanfaatkan kunci motor yang tersimpan di dashboard.
Dia mengatakan, sebelum beraksi pelaku terlihat mondar mandir di depan toko kemudian beraksi saat korban sedang melayani pelanggan. Pemilik kendaraan baru menyadari motornya hilang beberapa menit setelah kejadian. Mengetahui motornya hilang, pemilik berusaha mencari dan menanyakan kepada warga sekitar hingga mengecek rekaman CCTV dari toko.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi mengakui adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.
"Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan pada motor meski hanya ditinggal sebentar," ujarnya.
(hes/kturnip)