Pasangan WNA Curi Uang di Laci Apotek di Mengwi
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Dua orang warga negara asing (WNA) terekam kamera CCTV mengembat uang di kasir Apotek Wedanta Farma di Jalan Raya Abianbase Kapal, Desa Kapal, Mengwi, Badung, Bali, Minggu (28/6/2026). Kedua pasangan WNA tersebut sengaja mengalihkan perhatian karyawan dan langsung mengambil uang tunai senilai Rp700 ribu dari laci kasir. Aksi pencurian ini viral di media sosial.
Menurut PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, pihak kepolisian sudah meminta keterangan karyawan apotek, Febi, yang berjaga pascakejadian. Saksi mengatakan sekitar pukul 21.15 Wita, saat sedang menjaga toko, datang 2 orang WNA terdiri dari seorang wanita dan pria. Pasangan WNA itu sedang membeli obat.
Lalu, WNA laki-laki meminta izin menggunakan komputer yang berada di meja kasir dengan alasan menerjemahkan percakapan melalui aplikasi penerjemah. Sementara itu, WNA perempuan meminta izin menggunakan toilet.
"Namun saat menuju toilet, WNA perempuan diduga sempat memutar arah kamera CCTV yang terpasang di rak obat. Namun, aksi tersebut diketahui oleh salah seorang karyawan sehingga kamera kembali diarahkan ke posisi semula," ujar Aiptu Inastuti, Kamis (2/7/2026).
Tak lama, kedua WNA tadi kembali berbincang dengan karyawan selama beberapa saat sebelum akhirnya meninggalkan apotek.
"Sekitar pukul 22.00 Wita, ketika karyawan hendak menutup operasional apotek dan menghitung uang hasil penjualan, uang tunai sebesar Rp700 ribu yang disimpan di dalam laci kasir telah hilang," ungkapnya.
Kejadian ini dilaporkan karyawan ke pemilik apotek I Gede Sudarma. Setelah mengecek dan mengetahui apoteknya dimasuki maling, Sudarma kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Badung.
Aparat kepolisian dari Polres Badung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Polisi juga masih menelusuri identitas pasangan WNA yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. "Anggota Reskrim masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku," ujar Aiptu Ayu Inastuti.
(hes/kturnip)