Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Turis Asal Singapura Bunuh Kekasihnya di Denpasar

Oleh Kander Turnip • 16 Juli 2026 • 19:32:00 WITA

Turis Asal Singapura Bunuh Kekasihnya di Denpasar
Polisi melakukan olah TKP di lokasi wanita berinisial AS ditemukan meninggal dengan cara tragis di kamar kosnya di Jalan Mekar II Blok A-12 Kavling 6, Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Perempuan asal Tegal, Jawa Tengah berinisial AS (26) ditemukan meninggal dengan cara tragis di kamar kosnya di Jalan Mekar II Blok A-12 Kavling 6, Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. 

Dari hasil penyelidikan Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Bali, Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan berhasil mengungkap sosok pelakunya adalah kekasih korban, pria berinisial MZ (26) asal Singapura. Pelaku ditangkap di wilayah Sanur, berselang 3 jam setelah jasad korban ditemukan di kamar kos. 

Pengungkapan kasus pembunuhan ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo D. Simatupang SIK. Ia menerangkan, bermula pihak kepolisian menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. Laporan tersebut menyebutkan, adik korban mendatangi rumah kos karena kakaknya tidak bisa dihubungi selama beberapa hari. 

Setelah menerima informasi melalui layanan 110, personel Polresta Denpasar bersama Ditreskrimum Polda Bali, Unit Reskrim, Inafis dan Unit Intel Polsek Denpasar Selatan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Dari keterangan adik korban berinisial RA, dirinya datang ke rumah kos itu sekitar pukul 19.00 Wita untuk memastikan kondisi kakaknya setelah telepon seluler korban tidak aktif. 

Namun saat membuka pintu gerbang, saksi RA mencium bau busuk yang menyengat. Bahkan, bau tersebut semakin kuat ketika pintu kamar korban dibuka. Hingga akhirnya saksi melihat rambut dan sebagian tubuh korban yang tertutup boneka.

Dalam waktu yang bersamaan, MZ yang diketahui sebagai pacar korban keluar dari kamar sebelah. Saksi RA sempat menanyakan keberadaan kakaknya, namun pertanyaan itu tidak dijawab. Karena curiga, RA memukul MZ menggunakan helm yang dibawanya. Turis asal Singapura itu kemudian melarikan diri dari lokasi dengan mengendarai sepeda motor. 

Aparat kepolisian yang melakukan penyelidikan dan olah TKP menemukan jasad korban telentang di lantai kamar. Tubuh korban tertutup boneka dan karpet yang dilipat rapi. 

Kondisi jenazah telah mengalami pembengkakan, pembusukan, mengeluarkan bau menyengat, serta kulit ari mulai mengelupas. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani autopsi.

Kombespol Leonardo mengatakan, dari hasil penyelidikan mendapatkan petunjuk mengenai identitas terduga pelaku beserta kendaraan yang digunakan untuk melarikan diri. "Tim gabungan kemudian melakukan pengejaran pelaku yang sudah diketahui identitasnya," sebutnya. 

Tiga jam kemudian atau sekitar pukul 22.00 Wita, tim gabungan berhasil menangkap MZ di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan. Pelaku sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan petugas. "Kurang lebih tiga jam setelah kami menerima laporan, terduga pelaku berhasil diamankan. Pelaku sempat melakukan perlawanan," bebernya. 

Perwira melati tiga di pundak ini mengatakan, dari hasil pendalaman, pelaku MZ diduga telah melewati batas izin tinggal atau overstay di Indonesia sejak 2025. Pihaknya juga tengah mengumpulkan keterangan lebih lanjut. "Penyidik masih menunggu hasil autopsi penyebab kematian korban. Sementara ini penyidikan masih berjalan," ungkapnya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip