Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Mayat Pria Diduga WNA Ditemukan Terlilit di Pantai Batu Mejan

Oleh Kander Turnip • 31 Juli 2026 • 19:32:00 WITA

Mayat Pria Diduga WNA Ditemukan Terlilit di Pantai Batu Mejan
Polisi mengevakuasi mayat pria diduga Warga Negara Asing (WNA) ditemukan mengapung di perairan Pantai Batu Mejan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis (30/7/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Sesosok mayat pria diduga Warga Negara Asing (WNA) ditemukan mengapung di perairan Pantai Batu Mejan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis (30/7/2026) pagi. Belum diketahui penyebab kematian, namun dari pemeriksaan tim medis, korban diperkirakan meninggal sekitar 6 sampai 12 jam sebelum ditemukan. 

Mayat pria tersebut kali pertama ditemukan oleh nelayan bernama I Wayan Sudiarta (55). Saksi menemukan korban mengapung sekitar 500 hingga 600 meter dari bibir Pantai Batu Mejan dalam kondisi terlilit tali pelampung bubu nelayan. 

Menurut PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, dari keterangan saksi Suardita, dirinya sedang mencari ikan di perairan Pantai Batu Mejan dengan menggunakan perahunya. "Saksi tiba-tiba melihat sesosok mayat pria mengapung dalam keadaan terlilit tali pelampung penanda bubu nelayan," ujar Aiptu Ayu, Jumat (31/7/2026). 

Penemuan mayat itu dilaporkan ke petugas Balawista dan diteruskan ke polisi. Selanjutnya, personel Satpolairud Polres Badung, Polsek Kuta Utara bersama petugas Balawista Munggu langsung mendatangi lokasi untuk mengecek temuan tersebut. "Petugas menuju lokasi penemuan dengan menggunakan sebuah rubber boat," ujarnya. 

Mayat pria itu kemudian dievakuasi ke atas rubber boat, dan tali yang melilit tubuh korban dilepaskan. Mayat tersebut lalu dimasukkan ke kantung jenazah dan dibawa ke Pantai Old Mans Beach untuk penanganan lebih lanjut. 

Sementara Tim Inafis Polres Badung yang melakukan identifikasi menemukan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut. Bahkan, kondisi seluruh permukaan kulit korban mengelupas diduga akibat terlalu lama berada di dalam air laut. 

Dari telinga ditemukan cairan bercampur darah serta bekas jeratan tali pada bagian leher. Dari hasil pemeriksaan awal dokter Puskesmas Kuta Utara dr. Dedit Pramana memperkirakan korban telah meninggal sekitar 6 hingga 12 jam sebelum ditemukan. 

Menurut Aiptu Ayu Inastuti, berdasarkan keterangan dokter yang bersangkutan, estimasi tersebut mempertimbangkan kondisi jenazah yang berada di dalam laut, sehingga proses kekakuan otot diduga berlangsung lebih cepat dibandingkan jenazah di darat. 

Setelah dilakukan pemeriksaan, sekitar pukul 13.00 Wita, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar untuk menjalani autopsi dan proses identifikasi lebih lanjut. 

Aiptu Ayu Inastuti menerangkan bahwa pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi terkait adanya laporan orang hilang maupun korban tenggelam yang kemungkinan berkaitan dengan penemuan jenazah tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mengetahui identitas dan penyebab kematian korban. 

"Hasil pemeriksaan sementara korban diduga merupakan seorang WNA. Namun identitas secara pasti maupun penyebab kematiannya masih menunggu hasil identifikasi dan autopsi," tandasnya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip