Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Pencurian Enam Karung Beras di Denpasar Viral di Medsos

Oleh Kander Turnip • 10 Agustus 2026 • 18:57:00 WITA

Pencurian Enam Karung Beras di Denpasar Viral di Medsos
Pencurian enam karung beras terjadi di toko kelontong milik Ni Made Kardi (66) di Jalan Noja Nomor 74, Banjar Abiannangka Kaja, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Bali. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Aksi pencurian enam karung beras terjadi di toko kelontong milik Ni Made Kardi (66) di Jalan Noja Nomor 74, Banjar Abiannangka Kaja, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Jumat (7/8/2026) sore. Kejadian ini viral di media sosial instagram dan sudah dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 18.10 Wita. 

Polisi hingga kini masih menyelidikinya. Peristiwa ini diketahui korban, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.55 Wita. Saat itu, korban sedang menjaga toko miliknya. Tak lama berselang, seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun datang menggunakan sepeda motor dan masuk ke dalam toko. 

Pria tersebut kemudian membeli satu krat telur. Setelah itu, pelaku meminta korban mengambil sejumlah barang lainnya, seperti minyak, gula, kopi, sabun dan garam. Ketika korban sedang mengambil barang-barang tersebut, pria tersebut diduga memanfaatkan situasi dengan menaikkan beberapa karung beras berukuran 5 kilogram ke sepeda motornya.

Korban yang saat itu sedang membungkus telur ke dalam tas kresek tidak menyadari aksi tersebut. Ketika korban hendak mengambil tas kresek, pria tersebut tiba-tiba pergi meninggalkan toko dengan membawa beras milik korban.

Adapun beras yang hilang sebanyak enam karung merek Sido Makmur ukuran 5 kilogram. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp465.000.

Berdasarkan keterangan korban, pria yang diduga sebagai pelaku memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 170 centimeter, perawakan sedang, mengenakan kaus lengan pendek, helm warna hitam dan berkacamata.

Pelaku juga disebut menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna biru doff yang diketahui tidak terdapat pelat nomor di bagian belakang. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan atau lidik.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputa Jaya SH mengakui adanya laporan terkait dugaan pencurian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. "Masih diselidiki," ujarnya, Minggu (9/8/2026).

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip