WNA Diduga Lemparkan Batu Hingga Kaca Pecah di Restoran di Pecatu
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan guna memburu pelaku pelemparan hingga memecahkan papan kaca tempat hiburan malam di Gabet’s Pub Restaurant & Karaoke di Jalan Labuansait, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.25 Wita.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP guna mengejar pelaku yang diduga seorang pria warga negara asing. Pelaku diketahui mengendarai sepeda motor kabur seusai melakukan perusakan di lokasi kejadian.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, kasus perusakan ini viral di media sosial Instagram. Sehingga personel Polsek Kuta Selatan segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan dan mencari keterangan saksi.
Dijelaskannya, dari keterangan para saksi insiden perusakan itu terjadi di area Gabet’s Pub Restaurant, Jalan Labuansait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.25 Wita.
Dilihat dari rekaman CCTV, sekitar pukul 13.20 Wita tampak seorang Warga Negara Asing (WNA) melempar satu buah gelas ke area pekarangan Youtopia Bali Smoothie. Beberapa saat, pelaku berjalan menuju trotoar depan Gabet’s Pub sambil berteriak dengan melontarkan caci maki dan kata kata kasar.
Bahkan, bule tersebut kembali mengambil batu dan melemparkannya ke arah papan reklame berbahan kaca milik manajemen Gabet’s Pub hingga pecah. "Setelah lemparan kedua itu, kaca Gabet's Pub pecah," ujarnya.
Iptu Gede Adhi mengatakan, pelaku bule tersebut terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha XMAX berwarna hitam. Aksi anarkis tersebut sempat membuat para pengunjung dan warga di sekitar lokasi merasa takut dan resah. "Selanjutnya pihak manajemen Gabet’s Pub melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta Selatan," ujarnya.
Sementara dari keterangan saksi Josephine, terduga pelaku sempat datang dan memesan minuman smoothie di toko sebelah, atau sebelum menuju Gabet's Pub. Setelah memesan, pelaku duduk menelepon sekitar 3 menit.
Tak lama berselang, bule tersebut tiba-tiba melempar minumannya, lalu menyeberang jalan, dan mengarahkan lemparan batu ke kaca papan reklame. "Pelaku warga asing itu setelah melancarkan aksinya langsung melarikan diri menggunakan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi," ujarnya.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa papan kaca milik restoran yang pecah akibat lemparan batu tersebut. Sementata kerugian masih didata pihak manajemen. "Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, serta mengidentifikasi identitas dan keberadaan terduga pelaku WNA tersebut," tegasnya.
(hes/kturnip)