Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Viral Video Duel Dua WNA di Canggu, Polisi Masih Selidiki

Oleh Kander Turnip • 18 September 2026 • 22:05:00 WITA

Viral Video Duel Dua WNA di Canggu, Polisi Masih Selidiki
Polisi memeriksa lokasi perkelahian dua turis asing berkelahi di kawasan Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Video perkelahian dua turis asing di lokasi penjualan makanan di kawasan Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, viral di media sosial instagram. 

Dalam tayangan video yang sudah beredar luas tersebut, terlihat dua WNA laki-laki saling pukul dan kejar-kejaran. WNA pertama memakai baju kaus abu-abu dan celana panjang jins, dan WNA kedua berkaus hitam dan celana pendek hitam. 

Perkelahian kedua WNA di tempat wisata itu menjadi perhatian para pedagang setempat, bahkan ada yang berupaya melerai. Namun keduanya tetap bersikukuh berkelahi. 

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana yang dikonfirmasi awak media mengakui adanya perkelahian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya sudah mengecek lokasi untuk mencari kebenaran informasi tersebut. "Benar, hasil pengecekan, perkelahian itu memang terjadi di Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu, Kuta Utara, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 03.30 Wita," ungkapnya. 

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kejadian bermula ketika seorang WNA sedang membeli kebab. Tak lama datang WNA lainnya dan langsung memukul kepala bagian belakang. Akibatnya, perkelahian pun terjadi hingga saling berkejaran. "Keduanya berkelahi saling pukul dan bahkan sempat melempar botol air mineral," ujarnya. 

Perkelahian berlanjut hingga ke depan Sandbar. Tak lama, keduanya pun bubar dengan mengendarai sepeda motor ke arah utara.

Kapolsek Sukadana menegaskan, pihaknya akan menyelidiki kejadian tersebut dengan mengumpulkan keterangan dan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi. "Kami masih menyelidiki guna mencari penyebab pastinya. Masih kami dalami. Sampai saat ini belum ada pihak yang melapor sebagai korban," ujarnya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip