Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Polres Denpasar Bentuk Timsus Ungkap Perampokan WNA Jepang

Oleh Podiumnews • 27 November 2019 • 11:51:02 WITA

Polres Denpasar Bentuk Timsus Ungkap Perampokan WNA Jepang
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariawan. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pelaku perampokan wisatawan asal Jepang, Mika Hasegawa (21) berhasil menggasak Iphone X dan uang tunai Rp 20 juta milik korban dengan nilai kerugian capai Rp 75 juta di Apartemen Liem House di Jalan Pura Mertasari IB Pemogan Denpasar, Senin (25/11).

Saat dihubungi Selasa (26/11), Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariawan, mengatakan pihaknya sudah membentuk Tim Khusus untuk mengungkap kasus perampokan wisatawan asal Jepang itu. 

"Ya benar. Kami sudah membentuk Tim Khusus gabungan Polresta dan Polsek Denpasar Selatan untuk mengungkap kasus ini," jelasnya. 

Mantan Kasat Narkoba Polresta Denpasar itu menerangkan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Tim gabungan masih mencari bukti-bukti pendukung melacak siapa pelakunya. Selain itu, pihaknya juga sudah memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitaran Apartemen Liem House. 

Penyelidikan juga diarahkan mengecek rekaman CCTV di lokasi kejadian. "Tim gabungan masih bekerja dan semuanya masih dalam proses. Saksi-saksi sudah dimintai keterangan," ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara itu. 

Soal adanya dugaan pelaku perampokan berjumlah satu orang dan menggasak barang milik korban diantaranya Iphone X dan uang 300.000 yen atau setara Rp 20 juta rupiah, Kompol Artha belum berkomentar banyak. 

"Kami masih menyelidikinya," ujar perwira yang sukses menangkap perampok Money Changer di Kuta dengan pelaku warganegara Ukraina itu. 

Sementara itu, sumber dilapangan menyebutkan Iphone X dan uang 300.000 yen atau setara Rp 20 juta digasak pelaku dari dalam kamar korban. Perampok diduga satu orang itu masuk ke kamar korban nomor 8 Apartemen Liem House, Senin (25/11). 

Melihat ada rampok, korban ketakutan dan kemudian meloncat dari jendela hingga jatuh ke lahan kosong dibelakang. "Korban dirampok. Pelakunya satu orang. Iphone X dan uang korban Rp 20 juta diambil dari kamar. Korban mengalami kerugian Rp 75 juta," bisik sumber Selasa (26/11). 

Akibat loncat dari lantai 2, korban mengalami cedera patah tulang leher. Pagi harinya sekitar pukul 08.00 Wita, korban ditemukan kritis oleh penjaga apartemen, I Gede Yoga Saputra yang akan mulai bekerja. Selanjutnya korban  dilarikan ke RS BIMC Kuta. (SIL/PDN)