Polresta Denpasar Kerahkan 1.200 Personel Gabungan Saat Malam Pengerupukan
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Untuk menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif menjelang Malam Pengerupukan, Rabu (18/3/2026), atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi, jajaran Polresta Denpasar mengerahkan 1.200 personel gabungan ke sejumlah titik lokasi strategis. Kepolisian mengimbau agar para pengarak ogoh-ogoh tidak mengkonsumsi arak, guna menghindari gesekan antarkelompok saat pawai berlangsung.
Dalam arahannya di hadapan ribuan personel gabungan, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D Simatupang menegaskan pihaknya mengerahkan 1.200 personel dalam pengamanan Malam Pengerupukan. Ribuan personel tersebut terdiri dari Polresta Denpasar beserta Polsek jajaran, TNI, Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Perhubungan, serta pacalang desa adat.
"Kami telah bersinergi dan mematangkan strategi pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Polresta Denpasar," tegas Kapolresta, Senin (16/3/2026).
Perwira melati tiga di pundak ini kembali mengatakan, pengamanan gabungan ini akan difokuskan di empat titik utama yang diprediksi menjadi pusat keramaian saat pawai ogoh-ogoh, meliputi kawasan Catur Muka atau Titik Nol Kota Denpasar. "Kawasan Catur Muka menjadi pusat perhatian masyarakat karena biasanya menampilkan parade maupun atraksi ogoh-ogoh dari berbagai wilayah," imbuhnya.
Tidak hanya Catur Muka, pengamanan juga diperketat di sejumlah persimpangan strategis, guna mengatur arus lalu lintas dan mencegah kemacetan selama berlangsungnya arak-arakan ogoh-ogoh.
Diungkapkannya lagi, personel juga disebar ke wilayah desa adat dan banjar-banjar di Kota Denpasar untuk mengawal pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang digelar secara lokal oleh masyarakat.
Penguatan pengamanan juga akan dititikberatkan di lokasi objek wisata, seperti Sanur dan pusat kota lainnya. Objek wisata ini cenderung menggelar agenda festival, termasuk Sanur Metangi Festival.
Kombespol Leonardo menegaskan, selain penempatan personel di lokasi keramaian, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, yakni melalui rekayasa lalu lintas dengan melakukan sterilisasi area tertentu serta pengalihan arus kendaraan di jalur yang dilintasi pawai ogoh-ogoh.
"Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kami juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir, antara lain di kawasan GOR Ngurah Rai, Jalan Veteran, Jalan Kaliasem, serta di sisi selatan Jalan Sugianyar," bebernya.
Selain itu, pengamanan juga diperkuat melalui patroli intensif untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, termasuk menyasar rumah-rumah warga yang ditinggal saat menonton pawai atau menjalani rangkaian persiapan Hari Raya Nyepi.
Kombespol Leonardo mengimbau kepada masyarakat agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat diingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman keras (miras) saat mengarak ogoh-ogoh guna menghindari potensi gesekan antarkelompok.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan tidak mengonsumsi minuman keras (miras) saat mengarak ogoh-ogoh guna mencegah gesekan antar-kelompok," pungkasnya.
(hes/kturnip)