Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Polres Badung Kerahkan 500 Personel Amankan Malam Pengerupukan

Oleh Kander Turnip • 17 Maret 2026 • 22:40:00 WITA

Polres Badung Kerahkan 500 Personel Amankan Malam Pengerupukan
Untuk memberikan jaminan keamanan selama pelaksanaan Pawai Ogoh ogoh berlangsung, Polres Badung mengerahkan 500 personel yang akan disebar mobile ke 601 titik, Rabu (18/3/2026). (Foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.COM - Pawai ogoh-ogoh yang diselenggarakan pada Malam Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 akan digelar secara serentak di wilayah Kabupaten Badung, Bali, Rabu (18/3/2026). Untuk memberikan jaminan keamanan selama pelaksanaan Pawai Ogoh ogoh berlangsung, Polres Badung mengerahkan 500 personel yang akan disebar mobile ke 601 titik. 
 
Menurut Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba, pengerahan 500 personel tersebut dilakukan untuk memberikan keamanan dan kelancaran selama perayaan berlangsung. Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik lokasi rawan kepadatan dan gangguan kamtibmas. 
 
"Kami mengerahkan 500 personel dalam rangka perayaan Nyepi. Pengamanan ini kami lakukan secara maksimal di seluruh titik kegiatan ogoh-ogoh," tegas AKBP Edward Purba, Selasa (17/3/2026). 
 
Diungkapkannya, dalam pengamanan ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak desa adat, terutama pecalang guna mengarahkan kegiatan berjalan dengan lancar. Selain itu, pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi mengalami perlambatan, seperti kawasan Mengwi dan Kuta Utara. 
 
Dikatakannya, penutupan sementara ruas jalan akan diberlakukan secara situasional, apabila terjadi lonjakan arus kendaraan saat pawai berlangsung. 
 
Mantan Kapolres Karangasem ini mengatakan, pihaknya mendapat bantuan personel BKO dari Polda Bali serta bersinergi dengan aparat desa dan instansi terkait guna memperkuat pengamanan di lapangan. 
 
AKBP Edward mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban selama pengerupukan dan tidak menyalakan petasan secara berlebihan. Pihaknya meminta masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu gangguan keamanan.
 
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama, terutama mematuhi peraturan serta keharifan lokal yang berlaku pada saat Hari Raya Nyepi seperti pembatasan aktivitas di luar rumah," pintanya. 
 
Sejalan dengan itu, Polres Badung akan mengintensifkan patroli di sejumlah kawasan yang dinilai rawan tindak kriminalitas, termasuk permukiman warga yang ditinggal mudik. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya aksi kejahatan selama momentum hari raya.
 
"Kami mengingatkan kepada warga yang mudik agar rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Masyarakat diminta melaporkan setiap potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan melalui call center 110," tandasnya.