Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Penusukan di Kesiman Kertalangu, Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang

Oleh Kander Turnip • 29 Oktober 2026 • 21:10:00 WITA

Penusukan di Kesiman Kertalangu, Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang
Polisi sedang memeriksa lokasi kasus penusukan di Jalan Soka nomor 7, Desa Kesiman Kertalanggu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Kamis (29/10/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Insiden penusukan terjadi di sebuah rumah di Jalan Soka nomor 7, Desa Kesiman Kertalanggu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. 

Pelaku yang diduga lebih dari satu ini, tidak hanya mengeroyok pemilik rumah, Kadek OPS (31) tapi juga menusuk secara membabi-buta. Sehingga korban mengalami luka tusuk di wajah, perut, pinggang dan kedua tangannya. 

Polisi menduga aksi penusukan ini sepertinya sudah direncanakan. Polisi masih menelusuri rekaman CCTV di sejumlah lokasi guna melacak keberadaan pelaku. 

Kanitreskrim Polsek Denpasar Timur Iptu Ketut Sudarsana, mengatakan, peristiwa penusukan tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan Soka No. 7, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Kamis (29/10/202) sekitar pukul 01.30 Wita. 

Informasi yang dihimpun aparat kepolisian di lokasi kejadian, bermula saat pemilik rumah Kadek OPS terlihat sedang bersitegang dengan para pelaku di rumahnya. Keributan itu didengar oleh ibu kandung korban, Ni Ketut SL (67) yang sedang tertidur.

"Saksi mendengar suara keributan di dalam rumah dan melihat korban sedang terlibat keributan dengan orang tak dikenal (OTK) yang membawa sebilah pisau berwarna putih," ujar Iptu Sudarsana, Kamis (29/10/2026). 

Tak disangka, pelaku menyerang dan menusuk korban secara brutal. Melihat anaknya dianiaya, sang ibu berusaha melerai. Namun saksi malah didorong oleh pelaku. Dalam keadaan luka berdarah, korban mencoba berlari menuju ke pintu rolling door. "Korban kemudian bergegas membuka rolling door dan pintu pagar, berteriak meminta pertolongan warga sekitar," ujarnya. 

Beberapa saat kemudian, korban keluar dari dalam rumah dalam kondisi berdarah. Sementara seorang saksi tetangga, Putu GET (44), yang mendengar teriakan minta tolong langsung mendatangi lokasi. "Saksi melihat korban sudah tergeletak di jalan dalam kondisi bersimbah darah," ungkapnya.  

Untungnya, berkat bantuan salah satu sopir supplier di depan TKP, korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RS Dharma Yadnya untuk mendapatkan penanganan medis darurat. 

Dalam aksi penyerangan tersebut, korban Kadek OPS mengalami sejumlah luka serius di beberapa bagian tubuhnya, yakni luka di wajah sebelah kiri, luka di dada sebelah kiri, luka di pinggang sebelah kiri, dan luka di tangan kiri dan tangan kanan. 

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. 

Iptu Sudarsana mengatakan pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa penganiayaan berat tersebut. Namun pihaknya belum mengetahui berapa jumlah pelakunya. 

Dijelaskannya, pihaknya sampai saat ini masih terus mengumpulkan alat bukti serta menggali keterangan saksi guna mengungkap identitas dan motif pelaku di balik peristiwa ini.

"Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait orang yang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian untuk segera melapor kepada pihak berwajib," katanya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip