Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Pelaku Penusukan di Kesiman Kertalangu Ditangkap, Usai Bertengkar dengan Istri

Oleh Kander Turnip • 04 November 2026 • 20:38:00 WITA

Pelaku Penusukan di Kesiman Kertalangu Ditangkap, Usai Bertengkar dengan Istri
Polisi meringkus pelaku penusukan terhadap OPS (31) di dalam rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Polisi berhasil meringkus pelaku penusukan terhadap OPS (31) di dalam rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali. Pelaku berinisial AP alias Angga (34) ditangkap saat hendak kabur melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. 

Penangkapan ini akhirnya mengungkap motif penusukan tersebut. Pelaku Angga mengaku datang ke lokasi karena galau habis bertengkar dengan istrinya. Dalam kondisi pengaruh alkohol, pelaku panik melihat korban terbangun dan berteriak, hingga nekat menusuk berkali-kali. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan. 

Dalam konferensi pers dengan awak media, Rabu (4/11/2026), Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Winaya membenarkan penangkapan terhadap pelaku Angga yang tinggal di seputaran Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara. 

Dia mengatakan, hasil interogasi pelaku, sebelum kejadian sempat cekcok dengan istrinya di rumah, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 19.30 Wita. Setelah bertengkar, ia pergi mengendarai motor menuju rumah korban di Jalan Soka, Denpasar Timur. 

Diketahui, pelaku dulu pernah mengontrak rumah di ruko sebelah sebelah selatan, sekitar 3 tahun lalu. Kemudian, pelaku tiba di sana, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. 

Dia memanjat tembok rumah korban dari gang belakang. Setelah masuk ke area rumah, pelaku mengecek sumur yang ada di halaman rumah tersebut. Namun, saat ditengok, sumur tersebut telah ditutup. 

"Di rumah korban, pelaku mengaku datang dalam kondisi mabuk alkohol. Ia berdalih datang untuk melihat kondisi sumur di rumah tersebut namun sudah ditutup," ujarnya. 

Lantaran tidak ada tujuan, pelaku Angga terlihat mondar mandir di rumah korban. Ia mendapati pintu belakang rumah serta kamar korban dalam keadaan terbuka. Sehingga ia mengambil pisau yang berada di rak peralatan dekat kamar. 

Nah, saat hendak masuk ke dalam kamar, korban terbangun. Ia lantas berteriak begitu melihat ada orang lain di rumahnya. Panik mendengar korban teriak, pelaku Angga sontak menusuk korban menggunakan pisau sebanyak empat kali. 

Tusukan tersebut mengenai dada kanan sebanyak satu kali, pinggang kiri satu kali serta masing-masing satu kali di tangan kanan dan kiri. Selain itu, tersangka juga meninju pipi kanan korban. 

"Keributan ini didengar ibu korban dan berusaha melerai, namun ibunya didorong pelaku," ujar Kombes Winaya. 

Meski demikian, korban melakukan perlawanan dan berhasil mencakar dahi dan menendang rusuk kiri pelaku hingga terjatuh. Sehingga pisau yang dipegang pelaku terlepas. 

Dalam sekejap, pelaku Angga kabur dari rumah korban menuju sepeda motornya yang parkir di pinggir jalan. Tak lama, ibu korban berteriak minta tolong ke warga dan korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. 

Di lokasi kejadian, polisi menemukan telepon genggam milik pelaku yang tertinggal. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, tim gabungan Opsnal Unit V Satreskrim Polresta Denpasar dan Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur akhirnya mengamankan tersangka di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

"Dia berupaya hendak kabur melalui Pelabuhan Padangbai dan ditangkap. Pelaku dikenakan Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun,” katanya.

Kombes Winaya mengatakan, korban sendiri saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Namun polisi belum bisa meminta keterangan dari korban karena masih dalam masa pemulihan. 

Sebelumnya diberitakan, Kadek OPS ditemukan tergeletak di samping rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (29/102026) sekitar pukul 01.30 Wita. 

Korban awalnya diduga ditusuk oleh sekelompok orang yang datang ke rumahnya dengan pisau. Korban awalnya dibawa ke RS Dharma Yadnya, Denpasar, sebelum dirujuk ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip