Podiumnews.com / Aktual / News

Bali Kekurangan Pasokan Ikan untuk Dikonsumsi

Oleh Podiumnews • 01 Desember 2019 • 19:00:42 WITA

Bali Kekurangan Pasokan Ikan untuk Dikonsumsi
Pasar ikan. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Ir I Made Sudarsana MSi menyebut ketersediaan ikan di Provinsi Bali sebenarnya sudah tipis. Provinsi Bali masih kekurangan pasokan ikan untuk dikonsumsi karena di Bali sendiri yang merupakan daerah pariwisata, pasokannya juga untuk wisatawan.

“Selama ini, produksi ikan merata di seluruh kabupaten. Namun, masih lebih banyak di Denpasar karena di Denpasar ada sentra-sentra pendaratan dan pengolahan ikan. Jadi kesannya di Denpasar produksinya lebih besar. Meski demikian, tetap harus ada upaya sosialisasi dan memasyarakatkan konsumsi ikan bagi masyarakat untuk peningkatan kualitas hidup warga,” ujar Made Sudarsana di Denpasar baru-baru ini.

Terkait dengan ini, beberapa waktu lalu Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskelkan) Provinsi Bali bekerjasama dengan Dinas Perikanan di Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). GEMARIKAN ini dilakukan melalui kegiatan Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMTAS) bagi 200 orang siswa dari tiga sekolah dasar di kota Singaraja. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja.

Turut pula hadir pada kesempatan ini Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (FORIKAN) Provinsi Bali yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster. Wanita yang dikenal sebagai seniman ini menjelaskan kegiatan GEMARIKAN ini intinya adalah untuk mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan gizi antara asupan sayur, daging, dan ikan. MAsyarakat yang disasar adalah masyarakat usia emas atau golden age karena pada usia emas ini gizinya harus diperhatikan. Jikalau anak-anak pada usia emas ini gizinya buruk, akan rentan terkena penyakit. Namun, jika sudah dijaga dari awal, kekebelan tubuhnya akan terus meningkat.

“Mencegah lebih baik daripada kita menghabiskan anggaran besar-besar untuk pengobatan,”jelasnya. Ketua TP PKK Provinsi Bali ini juga menyebut FORIKAN bersama dinas terkait terus mendorong anak-anak di Provinsi Bali untuk gemar makan ikan. Melalui gerakan ini, semua tempat bisa dimasuki untuk lebih meningkatkan kegemaran anak-anak memakan ikan. Terutama dimana anak-anak biasa berkumpul seperti di rumah dan di sekolah yang ada kantinnya.”Nanti untuk di kantin kita sediakan makanan-makanan olahan ikan yang tentunya harus sehat. Jangan sampai olahan tersebut mengandung zat berbahaya,” ujar Ny Putri Suastini Kosteri. (ISU/PDN)