Podiumnews.com / Aktual / Politik

KRB Masih Solid, Demokrat Usulkan Paket Dharma-Arta

Oleh Podiumnews • 16 November 2017 • 08:46:50 WITA

KRB Masih Solid, Demokrat Usulkan Paket Dharma-Arta
IB Dharma Wijaya Mantra-Made Mudarta (Dharma-Arta)

DENPASAR, podiumnews.com-Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta menegaskan bahwa Koalisi Rakyat Bali (KRB) masih solid tidak pecah seperti pemberitaan yang muncul di media selama ini. Sebagai bukti, pada Rabu hari ini semua parpol yang tergabung dalam KRB  akan bertemu untuk menggodok sejumlah usulan paket pasangan calon yang bakal diusung pada Pilgub Bali 2018.

"Hingga kini belum ada parpol yang konfirm keluar dari KRB. Jadi masih solid. Jika ada dinamika itu hal yang lumrah dalam politik," tegas Mudarta yang juga Ketua Penasehat KRB di Denpasar, Rabu (16/11) siang.

Terkait pertemuan Rabu malam ini,  pihaknya mengaku membawa usulan paket pasangan calon  yang muncul dari aspirasi internal partainya.

"Kami pada pertemuan KRB nanti malam, akan membawa usulan paket pasangan Dharma-Arta (Ida Bagus Dharma Wijaya Mantra-Made Mudarta) sesuai aspirasi dari arus bawah Demokrat Bali," ungkapnya.

Dikatakannya, hingga saat ini sudah ada usulan 4 paket pasangan calon yang muncul dari masing-masing parpol yang tergabung dalam KRB. Keempat paket pasangan calon tersebut ialah Ketut Sudikerta-Gede Pasek Suardika (SGB-Pasek), IB Dharma Wijaya Mantra-Wisnu Bawa Tenaya (Mantra-Wisnu), Ketut Sudikerta- IB Dharma Wijaya Mantra (Kerta-Dharma) dan IB Dharma Wijaya Mantra-Made Mudarta.

Disinggung apakah pencalonan dirinya berpasangan dengan Walikota Denpasar IB Dharma Wijaya Mantra sudah mendapat restu dari Ketua Dewan Pertimbangan DPD Demokrat Bali Made Mangku Pastika yang juga menjabat sebagai gubernur Bali?

"Sudah kami laporkan kepada beliau (Mangku Pastika). Secara langsung memang beliau belum menyatakan memberi restu, tapi secara implisit sudah," akunya.

Selanjutnya ia menerangkan bahwa dari sembilan parpol yang tergabung dalam KRB, satu parpol yakni PAN telah menyerahkan surat pernyataan dukungan dan rekomendasi kepada pasangan calon Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana (KBS-Cok Ace) yang diusung PDIP pada Selasa (14/11).

"Jadi dari sembilan parpol sesuai pertemuan dan kesepakatan pada tanggal 9 November, KRB otomatis tinggal delapan parpol saja," jelasnya.

Sementara kedelapan parpol tersebut ditegaskannya masih tergabung dalam KRB yang merupakan "anak kandung" Koalisi Bali Mandara yang pada Pilgub 2013 lalu mengusung Made Mangku Pastika dan Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta).

"Yang sudah konfirm ke DPP-nya (induk partai) ada empat parpol, yakni PKS, Gerindra dan NasDem juga Demokrat," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya pada pertemuan Kamis (9/11) malam di Rumah Makan Pondok Kuring, Denpasar, sebanyak sembilan parpol di Bali bersepakat membentuk koalisi  yang diberi nama Koalisi Rakyat Bali (KRB). Kesembilan parpol itu di antaranya, Partai Golkar, Demokrat, NasDem, Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Perindo, PKS, Hanura.

Pada pertemuan tersebut mengerucut pada dua nama untuk calon gubernur, yakni Ketut Sudikerta yang saat ini masih menjabat sebagai wakil gubernur Bali sekaligus ketua DPD Golkar Bali dan IB Dharma Wijaya Mantra (Walikota Denpasar). (KP-TIM)