Podiumnews.com / Aktual / Politik

KRB Solid, Optimis Menang, Muncul Dua Paket Paslon

Oleh Podiumnews • 16 November 2017 • 14:58:54 WITA

KRB Solid, Optimis Menang, Muncul Dua Paket Paslon
Ketua KRB AA Bagus Adhi Mahendra Putra, memberi keterangan pers, usai agenda pertemua bersama para petinggi parpol di Bali yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB), di salah satu restoran di Plaza Renon, Denpasar pada Kamis (16/11/2017)

DENPASAR,podiumnews.com-Pada Kamis (16/11) malam, sebanyak tujuh petinggi parpol yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB) berkumpul di salah satu rumah makan di Plaza Renon, Denpasar. Dalam pertemuan tersebut membahas soal paket pasangan calon (Paslon) yang bakal diusung pada Pilgub Bali 2018.

Ketua KRB AA Bagus Adhi Mahendra Putra mengatakan bahwa pertemuan ini selain membahas soal paket pasangan calon yang diusung, juga menegaskan KRB masih solid seperti kesepakatan awal pembentukannya pada (9/11) lalu di Rumah Makan Pondok Kuring, Denpasar.

"Saya luruskan kepada temen-teman bahwa KRB masih solid," tegasnya dan diamini oleh semua petinggi parpol yang hadir.

Menurutnya dari hasil pertemuan tersebut menghasilkan dua opsi  paket pasangan calon dari tiga nama calon yang sudah mengerucut yakni Ketut Sudikerta (Ketua DPD Golkar Bali), IB Dharma Wijaya Mantra (Walikota Denpasar) dan Gede Pasek Suardika (Wakil Ketua Umum DPP Hanura).

Dua opsi paket pasangan calon tersebut lanjut Korwil Bapilu Bali Nusra DPP Partai Golkar, pertama ialah Walikota Denpasar Ida Bagus Dharma  Wijaya Mantra sebagai calon gubernur ditandemkan dengan Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta yang juga masih menjabat wakil gubernur (Dharma-Kerta). Paket pasangan calon Dharma-Kerta diusulkan oleh empat parpol yakni Partai Demikrat, Gerindra, NasDem dan PKS.

Sedangkan opsi pasangan calon yang kedua adalah Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur berpasangan dengan Gede Pasek Suardika (GPS) dari Partai Hanura sebagai calon wakil gubernur. Paket pasangan calon yang diberi nama SGB (Sudikerta Gubernur Bali)-Pasek ini diusulkan oleh Partai Golkar, Hanura dan Perindo.

"Nantinya dua opsi paket pasangan calon ini akan disurvey hasilnya dan selanjutnya akan diusulkan kepada masing-masing DPP parpol," sebutnya.

Anggota DPR RI Dapil Bali ini menyebutkan untuk survey kedua opsi paket pasangan calon KRB akan dilakukan oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI). Pihaknya mengaku pada Kamis (16/11) siang telah melakukan kontrak kerjasama dengan LSI di Jakarta.

"Target kami pada akhir bulan November sudah keluar hasilnya dan diserahkan kepada masing-masing DPP parpol anggota KRB untuk ditentukan siapa yang bakal diusung dan diberi rekomendasi," ungkapnya.

Ditegaskannya pria yang akrab disapa Gus Adhi ini bahwa apapun hasil dari musyawarah dari kesepakatan masing-masing DPP parpol anggota KRB akan disepakati diusung juga oleh KRB.

"Jadi ini suatu hal yang baru, karena biasanya paket calon lahir dulu baru mencari koalisi. Tetapi ini sebaliknya melahirkan calon," jelasnya.

Ditegaskanya bahwa kedelapan parpol anggota KRB sudah bersepakat paket pasangan calon manapun yang disepakati berdasarkan musyarawarah mufakat akan diusung KRB tanpa terkecuali.

"Komitmen dan kesepakatan hari ini sudah kami tuangkan dalam berita acara pertemuan yang ditandatangani oleh masing-masing perwakilan yang hadir saat ini," ujarnya.

Dengan kesolidan KRB, pihaknya optimis akan memenagkan Pilgub Bali 2018. "Kami sangat optimis akan menang," tegasnya diamini peserta lain yang hadir.

Sementara terkait keluarnya PAN dari KRB, menurut Katua DPD Demokrat Bali Made Mudarta tidak akan mempengaruhi soliditas dari KRB.

"Itu keputusan DPP mereka di Jakarta. Jadi harus kami hormati. Kami sudah sepakat akan mengusung satu pasangan calon yang artinya akan head to head melawan kubu sebelah (pasangan calaon yang diusung PDIP)," pungkasnya.

Dalam pertemuan KRB kali ini dihadiri oleh perwakilan delapan parpol yakni Demokrat, Golkar, Gerindra, Hanura, Perindo, NasDem, PKS. Dan hanya PKPI  yang tidak hadir karena perwakilan yang ditunjuk berhalangan hadir. (KP-TIM)